Breaking News:

Kolesterol

Tanda-tanda Kolesterol Naik Mulai Kesemutan di Tungkai Hingga Jantung Berdebar, Segera ke Dokter

Naiknya kadar kolesterol dalam darah memang bisa memicu masalah kesehatan yang sangat membahayakan seperti terjadi serangan jantung.

Editor: Machmud Mubarok
net
Ilustrasi Kolesterol 

Kolesterol yang terlalu banyak bisa menumpuk pada dinding arteri yang kemudian menyebabkan proses yang disebut atherosclerosis, suatu bentuk penyakit jantung.

Yakni kondisi di mana arteri menjadi menyempit dan aliran darah ke otot jantung melambat atau tersumbat.

Padahal darah membawa oksigen ke jantung, dan jika tidak cukup darah dan oksigen mencapai jantung Anda, Anda mungkin menderita sakit dada.

Jika suplai darah ke sebagian jantung terputus sepenuhnya oleh penyumbatan, hasilnya adalah serangan jantung.

Ada dua bentuk kolesterol yang banyak orang kenal: Lipoprotein densitas rendah (LDL atau kolesterol "jahat") dan lipoprotein densitas tinggi (HDL atau kolesterol "baik".)

Ini adalah bentuk di mana kolesterol bergerak dalam darah.

LDL adalah sumber utama plak yang menyumbat arteri. Sementara HDL sebenarnya berfungsi untuk membersihkan kolesterol dari darah.

Baca juga: Cara Mengolah Bawang Putih untuk Menurunkan Kolesterol Tinggi dan Hipertensi dalam Tubuh

Apa yang mempengaruhi kadar kolesterol dalam darah?

1. Menu makanan

Lemak jenuh, lemak trans, karbohidrat, dan kolesterol dalam makanan yang Anda konsumsi meningkatkan kadar kolesterol.

Mengurangi jumlah lemak jenuh, lemak trans, dan gula dalam makanan Anda membantu menurunkan kadar kolesterol darah Anda.

Anda juga bisa meningkatkan jumlah serat dan sterol yang berasal dari tumbuhan untuk membantu menurunkan kolesterol LDL.

2. Berat badan

Selain menjadi faktor risiko penyakit jantung, kelebihan berat badan juga dapat meningkatkan kolesterol Anda.

Kehilangan berat badan dapat membantu menurunkan LDL Anda, kadar kolesterol total, dan kadar trigliserida, serta meningkatkan HDL Anda.

3. Olahraga

Olahraga teratur dapat menurunkan kolesterol LDL dan meningkatkan kolesterol HDL.
Anda harus mencoba untuk aktif secara fisik selama 30 menit setiap hari.

4. Umur dan Jenis Kelamin

Seiring bertambahnya usia, kadar kolesterol meningkat.

Sebelum menopause, wanita cenderung memiliki kadar kolesterol total yang lebih rendah daripada pria pada usia yang sama.

Namun, setelah menopause, kadar LDL wanita cenderung meningkat.

5. Keturunan

Gen Anda sebagian menentukan berapa banyak kolesterol yang dihasilkan tubuh Anda.
Kolesterol darah tinggi bisa terjadi dalam satu keluarga.

6. Kondisi medis

Kadang-kadang, kondisi medis dapat menyebabkan peningkatan kadar kolesterol dalam darah.

Ini termasuk hipotiroidisme (kelenjar tiroid yang kurang aktif), penyakit hati dan penyakit ginjal.

7. Obat-obatan

Beberapa obat, seperti steroid dan progestin, dapat meningkatkan kolesterol "jahat" dan menurunkan kolesterol "baik".

Baca juga: Cara Ampuh Menurunkan Kolesterol Tinggi Secara Alami, Coba Konsumsi Daun Dewa Pada Waktu Ini

Berita lain terkait Tanda Kolesterol Naik

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved