Breaking News:

Sebuah Mortir Peninggalan Zaman Perang Ditemukan Saat Warga Menggali Kubur di TPU Bandung Barat 

Sebuah peluru mortir sepanjang 40 sentimeter ditemukan warga di tempat pemakaman umum (TPU) daerah Kampung Warungawi, Kabupaten Bandung Barat

Editor: dedy herdiana
Dokumentasi Warga
Temuan mortir di TPU Kabupaten Bandung Barat 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG BARAT - Sebuah peluru mortir sepanjang 40 sentimeter ditemukan warga di tempat pemakaman umum (TPU) daerah Kampung Warungawi, RT 1/7, Desa Bojongkoneng, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Selasa (6/7/2021).

Peluru mortir tersebut ditemukan oleh warga sekaligus saksi bernama Didi (83), Jana Suryana (40), dan Yana (45) sekitar pukul 08.00 WIB.

Kemudian mereka melaporkan penemuan peluru mortir tersebut ke aparat kepolisian.

Baca juga: Polisi dan Denpal-III Cirebon Turun Tangan Amankan Benda Diduga Mortir yang Ditemukan Kuli Bangunan

KBO Reskrim Polres Cimahi, Iptu Sipto Dwilaksono, mengatakan, penemuan mortir ini ketika warga itu lagi menggali kubur.

Pada kedalaman kurang lebih satu meter ditemukan peluru jenis mortir yang sudah berkarat.

"Untuk mortir, kemarin sudah dibawa oleh Tim Gegana Satuan Brimob Polda Jabar dan dilakukan peledakan," ujarnya saat ditemui di Padalarang, KBB, Rabu (7/7/2021).

Berdasarkan hasil pengecekan Tim Gegana Satuan Brimob Polda Jabar, kata Sipto, bahwa mortir tersebut kemungkinan memang masih aktif.

"Karena kemarin dilaksanakan peledakan juga oleh Tim Gegana," kata Sipto.

Sejumlah mortir yang ditemukan di areal pertambangan pabrik semen di Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon, Jumat (24/4/2020).
Sejumlah mortir yang ditemukan di areal pertambangan pabrik semen di Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon, Jumat (24/4/2020). (Istimewa)

Baca juga: 87 dari 500 Mortir yang Ditemukan di Pertambangan Semen Palimanan Cirebon Ternyata Masih Aktif

Ia mengatakan, mortir ini diduga peninggalan zaman perang karena berdasarkan hasil pengecekan, mortir ini juga kondisinya terlihat sudah lama.

"Kalau dilihat dari jenis, bentuknya dan sudah lama juga. Jadi, mortir tersebut kemungkinan peninggalan zaman perang," ucapnya.

Sementara di lokasi kejadian, pihaknya mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), pengumpulan bahan keterangan (Pulbaket) saksi, mengamankan barang bukti dan berkoordinasi dengan Unit Jibom Brimob Polda Jabar.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved