Breaking News:

Idul Adha 2021

Penyembelihan Hewan Kurban di Jabar Tidak di Saat Iduladha, Tapi di Hari Tasyrik, Ini Ketentuannya

untuk pemotongan hewan kurban dilakukan secara tertutup dan dilaksanakan pada Hari Tasyrik yaitu tanggal 11, 12, 13 Dzulhijah.

Editor: dedy herdiana
Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Proses penyembelihan hewan kurban di Masjid Al-Karomat, Desa Singaraja, Kecamatan/Kabupaten Indramayu, Jumat (31/7/2020). 

Sampai Minggu (27/6), status zonasi risiko penyebaran Covid-19 di Jawa Barat terdiri atas dua zona merah, yakni Kabupaten Bandung dan Kota Bandung, sedangkan kota dan kabupaten lainnya berstatus zona oranye.

Untuk pemotongan hewan kurban dilakukan secara tertutup dan dilaksanakan pada Hari Tasyrik yaitu tanggal 11, 12, 13 Dzulhijah.

“Pemotongan hewan kurban dilakukan di Rumah Pemotongan Hewan Ruminasia (RPH-R), apabila terjadi keterbatasan jumlah dan kapasitas RPH-R maka dapat dilakukan di luar rumah pempongan hewan dengan mematuhi protokol kesehatan. Pemotongan pun hanya dilakukan petugas dan disaksikan langsung oleh orang yang berkurban,” kata Adib.

Selain itu juga, Adib, menginformasikan bahwa untuk pendistribusian daging kurban dilakukan secara door to door langsung ke rumah warga yang sudah terdata sehingga masyarakat tidak perlu datang berkerumun untuk mengambil daging kurban.  

“Kita melakukan dialog dengan para pengurus masjid dan tokoh agama serta berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan instansi lainnya yang terkait. Para penyuluh agama juga harus bergerak memberikan edukasi kepada masyarakat,” kata Adib.

Adib berharap dengan adanya surat edaran ini tidak mengurangi kekhidmatan dalam merayakan Hari Raya Iduladha karena menjaga diri dari penyebaran Covid-19 merupakan bagian dari ibadah.

Adapun ketentuan dalam surat edaran tersebut dinyatakan bahwa

1. Malam Takbiran menyambut Hari Raya Iduladha pada prinsipnya dapat dilaksanakan di semua masjid/musala, dengan ketentuan sebagai berikut:

a. Dilaksanakan secara terbatas, paling banyak 10% dari kapasitas masjid/ musala, dengan memperhatikan standar protokol kesehatan Covid-19 secara ketat, seperti menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan.

b. Kegiatan Takbir Keliling dilarang untuk mengantisipasi keramaian
atau kerumunan.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved