Breaking News:

Kapolresta Cirebon Berharap Operasi Yustisi PPKM Darurat Tingkatkan Kesadaran untuk Patuhi Prokes

Kombes Pol Arif Budiman, mengharapkan operasi yustisi PPKM darurat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Ahmad Imam Baehaqi - Tribincirebon.com
Pria yang mengenakan sebo saat terjaring operasi yustisi PPKM darurat di Jalan Sunan Drajat, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Rabu (7/7/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Arif Budiman, mengharapkan operasi yustisi PPKM darurat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan.

Di antaranya, memakai masker saat keluar rumah, menjaga jarak dengan orang sekitar, rajin mencuci tangan dan lainnya.

Pasalnya, penegakan hukum dalam operasi yustisi itu bertujuan memberikan efek jera sehingga masyarakat lebih mematuhi protokol kesehatan.

Baca juga: 467 Tiang Telepon Berserakan di Tengah Jalan di Kuningan, Truk Fuso Pengangkut Tiang Terguling

Karenanya, Arif memastikan penegakan hukum tersebut juga tetap mengedepankan sisi humanis.

Menurut dia, para petugas melakukan penindakan secara santun kepada masyarakat yang terjaring operasi yustisi.

"Penindakan secara humanis ini bertujuan mengetuk hati masyarakat sehingga menyadari kesalahannya," kata Arif Budiman saat ditemui usai operasi yustisi di Jalan Sunan Drajat, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Rabu (7/7/2021).

Baca juga: Tak Ada Masker Pria di Cirebon Ini Memaksa Pakai Sebo Sebagai Penutup Wajah Saat Operasi Yustisi

Nantinya, masyarakat bersimpati dan akhirnya berpartisipasi aktif menyukseskan PPKM darurat untuk menekan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Cirebon.

Ia mengatakan, pola penegakan hukum itupun bersifat stasioner untuk mengecek kepatuhan masyarakat yang beraktivitas di jalanan mematuhi protokol kesehatan.

Selain itu, patroli pemantauain PPKM darurat juga rutin dilaksanakan hingga 20 Juli 2021.

Arif menyampaikan, patroli rutin itu menyisir sektor esensial dan nonesensial yang tidak mematuhi aturan PPKM darurat.

"Misalnya, pembatasan jumlah pengunjung dan hanya melayani pemesanan take away untuk pelaku usaha kuliner," ujar Arif Budiman.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved