Breaking News:

Hari ke-5 PPKM Darurat, Masih Ada Pelanggar Prokes di Majalengka, Dapat Sanksi Denda

pihaknya langsung melakukan penindakan hukum terhadap masyarakat yang tidak disiplin menjalankan protokol kesehatan.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Mumu Mujahidin
Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Petugas gabungan dari kepolisian dan Satpol PP masih menemukan sejumlah pelanggar prokes dalam masa PPKM darurat yang digelar Kabupaten Majalengka, Rabu (7/7/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Petugas gabungan dari kepolisian dan Satpol PP masih menemukan sejumlah pelanggar prokes dalam masa PPKM Darurat yang digelar Kabupaten Majalengka, Rabu (7/7/2021).

Diketahui, para pelanggar prokes itu terdiri dari pelaku usaha yang berada di Kecamatan Majalengka.

Mereka langsung diadili dengan diberi sanksi tipiring dan langsung disidang ditempat.

Hal itu berguna untuk menimbulkan efek jera sehingga dapat meningkatkan kedisiplinan Masyarakat dalam menerapkan prokes dan penerapan 5M.

Kasat Reskrim Polres Majalengka, AKP Siswo DC Tarigan mengatakan, pihaknya langsung melakukan penindakan hukum terhadap masyarakat yang tidak disiplin menjalankan protokol kesehatan.

Petugas gabungan dari kepolisian dan Satpol PP masih menemukan sejumlah pelanggar prokes dalam masa PPKM darurat yang digelar Kabupaten Majalengka, Rabu (7/7/2021).
Petugas gabungan dari kepolisian dan Satpol PP masih menemukan sejumlah pelanggar prokes dalam masa PPKM darurat yang digelar Kabupaten Majalengka, Rabu (7/7/2021). (Tribuncirebon.com/Eki Yulianto)

Salah satunya tidak menggunakan masker dan tidak menyediakan alat prokes.

“Kami bersama instansi terkait melaksanakan operasi yustisi terpadu sekaligus edukasi dan sosialisasikan kepada masyarakat khususnya para pelaku usaha pentingnya mengikuti PPKM Darurat untuk menekan penyebaran Covid-19, ini untuk kebaikan kita bersama, mari wujudkan Kabupaten Majalengka bebas dari Covid-19," ujar Siswo kepada media, Rabu (7/7/2021).

Sementara, Siswo menyebutkan pada hari kedua operasi yustisi ini ada 4 orang pelaku usaha yang melanggar.

Keempatnya, yakni dari pertokoan Konter Handphone 2, Alfamart 1 dan 1 lagi dari Toko Meubel.

Baca juga: Pemilik Kafe di Tasik Lebih Memilih Penjara 4 Hari Dibanding Bayar Denda Rp 5 Juta, Ini Alasannya

"Keempatnya yang melanggar prokes tidak menyediakan alat prokes, hand sanitizer, cek alat suhu dan alat prokes lainnya," ucapnya.

Dari masing-masing pelanggar prokes itu, sambung Kasat, dikenakan penegakan hukum berupa sidang tipiring di tempat.

Dengan langsung dibuatkan berita acara pemeriksaan cepat tipiring oleh petugas Satuan Samapta Polres Majalengka dan dihadapkan kepada hakim dan jaksa yang hadir pada sidang ditempat.

"Melalui Acara Pemeriksaan Tindak Pidana Ringan (Tipiring) untuk pelanggaran peraturan daerah Provinsi Jabar No 5 tahun 2021 tentang Perubahan atas Peraturan Provinsi Jabar No 13 tahun 2018 tentang penyelenggaraan ketentraman ketertiban umum dan perlindungan masyarakat."

"Yang melanggar prokes dari masing-masing pemilik pelaku usaha dikenakan Pasal 21 i ayat 2 Perda Provinsi Jabar No 5 tahun 2021 dengan vonis denda sebesar Rp 5 juta," jelas dia.

Baca juga: Alhamdulillah, Tukang Bubur Ayam Tak Jadi Didenda Rp 5 Juta karena Ada Hamba Allah yang Bayarin

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved