Breaking News:

Alhamdulillah, Tukang Bubur Ayam Tak Jadi Didenda Rp 5 Juta karena Ada Hamba Allah yang Bayarin

Yang membuat semringah, ternyata uang pembayaran denda disumbang seorang agnia (hamba Alloh) yang enggan disebutkan namanya.

Editor: Mumu Mujahidin
tribun jabar/firman suryaman
Sawa (kiri) tukang bubur di Kota Tasikmalaya semringah sudah bayar denda Rp 5 juta sumbangan agnia akibat langgar PPKM Darurat. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman

TRIBUNCIREBON.COM, TASIKMALAYA - Seorang tukang bubur ayam yang sempat viral di Kota Tasikmalaya karena harus bayar denda Rp 5 juta karena melanggar aturan PPKM Darurat kini semringah.

Sawa Hidayat, adik kadung Endang, pemilik bubur yang buka di simpang Jalan Galunggung-Jalan Gunung Sabeulah, ini mengaku sudah bayar uang denda.

"Sudah saya bayar ke kantor kejaksaan tadi pagi. Dibayar tunai Rp 5 juta dan diberi kuitansi pembayaran," kata Sawa, di kedai bubur kakaknya, Rabu (7/7) sore.

Yang membuat semringah, ternyata uang pembayaran denda disumbang seorang agnia (hamba Allah) yang enggan disebutkan namanya.

Sawa (kiri) tukang bubur di Kota Tasikmalaya semringah sudah bayar denda Rp 5 juta sumbangan agnia akibat langgar PPKM Darurat.
Sawa (kiri) tukang bubur di Kota Tasikmalaya semringah sudah bayar denda Rp 5 juta sumbangan agnia akibat langgar PPKM Darurat. (tribun jabar/firman suryaman)

"Yang mengantar Kang Uyung (pegiat sosial dan budaya Kota Tasikmalaya, Red). Katanya dari agnia. Saya langsung berucap syukur," ujar Sawa.

Ia bersama kakaknya mengaku mendoakan sang agnia agar diberi pahala yang berlipat ganda. "Serta rizkinya tambah banyak," kata Sawa.

Sawa sendiri selama ini sebagai pengelola harian, sekaligus sebagai penyaji bubur.

Saat razia terjadi, Sawa juga yang tengah melayani para pelanggan dan makan di tempat. Hal itulah yang kemudian menjadi pelanggaran aturan PPKM Darurat Kota Tasikmalaya.

"Harusnya memang bubur dibungkus. Tapi saat itu para pelanggan meminta makan di tempat, dan datang petugas razia," ujar Sawa.

Baca juga: Pemilik Kafe di Tasik Lebih Memilih Penjara 4 Hari Dibanding Bayar Denda Rp 5 Juta, Ini Alasannya

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved