Breaking News:

3 RSUD di Bandung Barat Alami Krisis Tabung Oksigen, Dinkes Fungsikan Generator Oksigen

Dinkes saat ini tengah mencari solusi untuk mengatasi krisis kelangkaan oksigen di tiga RSUD yakni, RSUD Cikalongwetan, RSUD Cililin dan RSUD Lembang

Editor: Mumu Mujahidin
Tribunjabar.id/Hilman Kamaludin
Kepala Dinas Kesehatan KBB, Eisenhower Sitanggang saat meninjau generator oksigen di RSUD Cikalongwetan. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG BARAT - Tiga Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Kabupaten Bandung Barat (KBB) saat ini mulai mengalami krisis tabung oksigen untuk menangani pasien Covid-19 yang mengalami gangguan pernapasan.

Dinas Kesehatan KBB saat ini tengah mencari solusi untuk mengatasi krisis kelangkaan oksigen di tiga RSUD yakni, RSUD Cikalongwetan, RSUD Cililin dan RSUD Lembang.

Dari 100 tabung oksigen kebutuhan per hari, saat ini distributor hanya bisa memenuhi sebanyak 10 tabung untuk tiap RSUD. 

Kepala Dinas Kesehatan KBB, Eisenhower Sitanggang, mengatakan, untuk mengatasi hal itu pihaknya mencoba memaksimalkan fungsi alat pembangkit atau generator oksigen di RSUD Cikalongwetan.

"Dengan alat itu, rumah sakit tak akan terlalu mengandalkan pasukan dari distributor, karena bisa menghasilkan minimal 80 tabung per hari," ujarnya di RSUD Cikalongwetan, Selasa (5/7/2021).

Menurutnya, jika alat tersebut bisa berfungsi normal, dalam satu kali jalan bisa mengisi 38-40 tabung dalam waktu 8 jam dengan waktu istirahat sekitar 4 jam dalam satu hari.

"Jadi dalam satu hari, bisa naik dua kali. Artinya kurang lebih dalam 1 hari bisa menghasilkan 80 tabung," kata Eisen.

Ia mengatakan, generator oksigen di RSUD Cikalongwetan ini semula hanya dipakai untuk kebutuhan di rumah sakit itu.

Namun, dengan kondisi krisis seperti sekarang, Dinkes KBB akan mendorong supaya bisa membantu pasokan untuk RSUD Cililin dan RSUD Lembang.

Baca juga: Stok Oksigen Menipis, RSUD Lembang Terpaksa Hanya Terima Pasien Covid-19 Bergejala Sedang

"Setelah jalan sebenarnya ini untuk RSUD Cikalong wetan dulu. Tapi dalam perjalanannya nanti akan membantu RSUD Cililin dan Lembang. Hari ini siang datang teknisi, mudah-mudahan besok optimal dijalankan," ucapnya.

Eisen menjelaskan, cara kerja generator oksigen ini yakni menyerap oksigen bebas, memproses, dan menyimpannya ke dalam tabung dengan bantuan energi listrik dan sebelum digunakan pasien, alat ini juga akan mengukur keamanan dan kelayakan oksigen. 

Hanya saja, kata Eisen, kondisi generator oksigen di RSUD Cikalongwetan ini masih perlu sedikit perbaikan dan pihaknya berharap alat itu bisa mulai dioperasikan secepatnya.

"Sudah satu minggu kita perbaiki, sekarang tinggal ganti oli dan pergantian filter olinya. Nanti akan dicoba lagi, apakah bisa maksimal, Karena oksigen yang dihasilkan harus memenuhi kriteria yaitu konsentrasi oksigen dan lama pengisiannya," ujar Eisen.

Baca juga: Sesak Napas Karena Terpapar Covid-19? Dokter Bocorkan Teknik Ampuh untuk Atasi Kekurangan Oksigen

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved