Breaking News:

Viral

Diduga Bom Raksasa Mirip Rudal Gegekan Warga Sagarahiang Kuningan, Ditemukan Saat Gali Pondasi

Diduga bahan peledak berukuran besar gegerkan warga Desa Sagarahiang, Kecamatan Darma, Kuningan Jawa Barat.

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Mumu Mujahidin
Dok humas Polsek Darma - Polres Kuningan
Diduga bahan peledak mirip rudal dengan ukuran besar ditemukan Desa Sagarahiang, Kecamatan Darma, Kuningan Jawa Barat, Minggu (4/7/2021). 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TrIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Video berdurasi 30 detik sekilas gegerkan jagat maya serta lapisan warga di Kabupaten Kuningan.

Terlebih dalam video itu menggambarkan sejumlah warga tengah membawa bahan peledak mirip rudal ukuran besar.

Kapolres Darma Iptu Bambang saat dikonfirmasi membenarkan bahwa video menyebar itu dari warga Desa Sagarahiang, Kecamatan Darma, Kuningan Jawa Barat.

"Iya, video tersebut muncul ada warga sedang gali pondasi masjid dan menemukan rudal atau bom, dengan ukuran cukup besar," kata Bambang kepada TribunCirebon.com, Minggu (4/7/2021).

Diketahui adanya bahan peledak, kata Kapolsek ini mengungkap bahwa kejadian itu sekitar pukul jam 12 siang.

Diduga bahan peledak mirip rudal dengan ukuran besar ditemukan Desa Sagarahiang, Kecamatan Darma, Kuningan Jawa Barat, Minggu (4/7/2021).
Diduga bahan peledak mirip rudal dengan ukuran besar ditemukan Desa Sagarahiang, Kecamatan Darma, Kuningan Jawa Barat, Minggu (4/7/2021). (Dok humas Polsek Darma - Polres Kuningan)

"Sebelum ke lokasi untuk mengamankan barang tersebut, tadi saya lagi patroli di daerah perbatasan di dalam rangka monitoring PPKM Darurat. Tidak lama informasi masuk, kami bergegas ke lokasi," ujarnya.

Setiba di lokasi, kata Bambang mengimbau kepada warga agar menghindar dari kerumunan dan tetap waspada terhadap bahan peledak tersebut.

"Saat kami datang, di lokasi penemuan tadi. Warga sudah banyak datang dan menghampiri barang tersebut," katanya.

Langkah cepat saat tadi juga, Kapolsek bareng warga langsung melakukan pengamanan terhadap bahan peledak dengan teori pada umumnya.

"Jadi, tadi kami dengan warga tolong untuk tetap waspada saat bawa bahan peledak ini. Mulai dari mengangkat, membawa dan kini barangnya ada di Polsek," katanya.

Pembawaan barang ke Polsek, kata Bambang mengaku sebagai upaya pencegahan terhadap kerumunan dan besok akan di evakuasi oleh Tim Jibom dari Polda Jabar.

"Ya, barang tadi kami amankan di Polsek. Nanti besok bahan peledak ini akan di evakuasi Tim Jibom," ujarnya. (*)

Baca juga: Pengakuan Nelayan yang Diciduk Ditpoalirud Jabar, Sekali Pakai Bahan Peledak Dapat 20 - 30 Kg Ikan

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved