Breaking News:

Bupati Indramayu Minta Bantuan Segera Disalurkan Kepada Masyarakat Selama Pemberlakuan PPKM Darurat

Nina Agustina meminta mekanisme jaring pengaman sosial (JPS) tersalurkan dengan baik kepada masyarakat selama PPKM Darurat

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Handhika Rahman/Tribuncirebon.com
Bupati Indramayu, Nina Agustina 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Bupati Indramayu, Nina Agustina meminta mekanisme jaring pengaman sosial (JPS) tersalurkan dengan baik kepada masyarakat selama pemberlakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Untuk penyalurannya, bantuan tersebut akan disalurkan melalui Program Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Sosial Tunai (BST), Program Sembako, dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang berasal dari Dana Desa.

Bantuan-bantuan itu, disampaikan Nina Agustina, harus segera mungkin salurkan demi membantu masyarakat yang terdampak Covid-19.

Baca juga: Jokowi Umumkan PPKM Darurat, Oknum Lurah di Depok Ini Malah Gelar Hajatan di Hari Pertama

“Saya minta Camat dan Forkompimcam untuk memonitoring pelaksanaan percepatan pemberian JPS kepada masyarakat," ujar dia, Minggu (4/7/2021).

Nina Agustina menambahkan, kepada para camat, ia juga meminta untuk terus mengkampanyekan program vaksinasi massal.

Selain itu, war-war keliling sebagai bentuk sosialisasi penerapan protokol kesehatan, dan penertiban tempat-tempat kerumunan harus ditingkatkan lagi selama PPKM Darurat.

Pada kesempatan itu, Nina Agustina mengatakan, penerapan PPKM Darurat ini bukan berarti menghentikan kegiatan masyarakat.

Baca juga: VIRAL Tukang Bubur Ayam di Sumedang Tiduran di Jalanan yang Sepi, di Hari Pertama PPKM Darurat

Menurutnya, PPKM Darurat lebih kepada membatasi atau mengurangi mobilitas masyarakat demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Oleh karena itu, ia meminta kepada semua pihak untuk bisa bersinergi dan menyamankan persepsi agar secepatnya pandemi Covid-19 di Kabupaten Indramayu bisa dikendalikan kembali.

“Sinergi sangat dibutuhkan dalam rangka penerapan PPKM Darurat Covid-19. Antar Satgas harus berkolaborasi tidak berdiri sendiri," ucapnya.

Restoran Tidak Sediakan Kursi

Nina Agustina meminta agar semua restoran atau rumah makan tidak menyediakan kursi bagi pembeli selama pemberlakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.
Hal ini untuk menghindari terjadinya kerumunan yang diakibatkan aktivitas makan di tempat.
Sebagai gantinya, disampaikan Nina Agustina, pembeli bisa delivery atau membungkus makanan untuk dibawa pulang.
Selain itu, jam operasional pun dibatasi hanya sampai pukul 20.00 WIB.
"Saya sampaikan juga untuk tempat makan, kursi-kursinya jangan ada," ujar dia, Minggu (4/7/2021).
Nina Agustina menyampaikan, kebijakan tersebut sudah diatur dalam Surat Edaran Nomor: 443/1515/Org tentang PPKM Darurat Dalam Rangka Pengendalian Lonjakan Covid-19 di Kabupaten Indramayu.
Implementasi kebijakan ini merujuk pada Surat Edaran Kemendagri soal PPKM Darurat.
Masih disampaikan Nina Agustina, keselamatan rakyat merupakan hukum tertinggi. 
Sehingga, ia meminta kepada semua pihak untuk bersama-sama menanggulangi pandemi Covid-19 dengan mematuhi kebijakan yang sudah dibuat pemerintah.
"Bismillah, kita akan mampu, kuat bersama untuk menanggulangi pandemi Covid-19 ini," ucapnya.
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved