Breaking News:

Kasus Covid-19 di Kuningan Meningkat, Pasokan Tabung Oksigen di RS Linggajati Dihemat

Belakangan kebutuhan oksigen bagi pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 sangat diperlukan, karena mayoritas pasien itu mengeluhkan sesak napas.

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Machmud Mubarok
Tribunjabar.id/Cipta Permana
ilustrasi Foto tabung oksigen isi ulang volume satu meter kubik kosong yang berjejer di depan pintu masuk apotek Kimia Farma 43 Buah Batu, Minggu (27/6/2021) 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN  - Seiringan dengan lonjakan kasus Covid-19 di Kuningan, berdampak pada ketersediaan dan pasokan oksigen di Rumah Sakit Linggajati.

“Dalam sehari rumah sakit memerlukan minimalnya 30 tabung besar oksigen untuk pasien Covid-19. Namun dari kebutuhan itu, oksigen yang didapat dari supplier maksimal hanya 10 hingga 15 tabung per hari,” ungkap Kepala Bidang Pelayanan Medis RSUD Linggajati, dr. Rossi Suparman saat dihubungi wartawan, Jumat (2/7/2021).

Menurut Rossi, untuk mengatasi kesulitan mendapat pasokan oksigen, pihaknya telah mengefisiensikan penggunaan oksigen dan bukan berarti mengurangi jatah oksigen bagi pasien.

”Caranya perawat bisa mengefisiensikan pemakaian oksigen. Misal mereka yang kondisinya sudah mulai stabil dan baik sehingga tidak perlu memakai oksigen maka kita pindahkan ke pasien yang lebih membutuhkan,” ujarnya.

Belakangan kebutuhan oksigen bagi pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 sangat diperlukan, karena mayoritas pasien itu mengeluhkan sesak napas.

"Mayoritas pasien itu sesak napas, sehingga pasokan oksigen sangat penting dibutuhkan kepada mereka yang mengalami gejala penyakit pernapasan tersebut,” ujarnya.

Terpisah, Dadang, pemilik depot isi ulang oksigen di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, mengaku saat ini mulai mengalami peningkatan penjualan.

“Ya untuk permintaan oksigen sekarang ini banyak, sangat dimungkinkan ini bisa jadi imbas dari meningkatnya kasus Covid-19,” ujar Dadang yang memiliki lapak usaha isi ulang oksigen di Kelurahan Cirendang, Kecamatan Kuningan, Kabupaten Kuningan. 

Baca juga: UPDATE Persediaan Oksigen di Jabar Ada Daerah yang Kekurangan, Begiin Kata Ridwan Kamil

Baca juga: Jumlah Pasien Positif Covid-19 di Kota Tasikmalaya Kembali Melonjak, Permintaan Oksigen Meningkat

Baca juga: Stok Oksigen di RSUD Cideres Mulai Menipis, Sementara RSUD Majalengka Lebih Pilih Pakai Ini

Dadang  mengatakan, permintaan isi ulang oksigen mulai meningkat hingga 3 kali lipat, ini dirasakan sejak beberapa hari terakhir hingga sekarang masih permintaan masih tinggi.

"Sudah semingguan ini banyak yang isi ulang, peningkatannya sampai tiga kali lipat, biasanya kemarin-kemarin itu sehari paling 5 tabung yang isi ulang, kalau sekarang sampai 15 tabung lebih," katanya.

Depot milik Dadang sendiri menyediakan jasa isi ulang tabung oksigen ukuran 1 dan 6 kubik. Namun khusus untuk tabung ukuran 6 kubik, Ia harus mengisi ulang oksigen langsung di PT Samator Gas yang ada di Cirebon.

Untuk tabung besar itu ada sebanyak 120 tabung yang semuanya sudah dipesan oleh rumah sakit swasta yang ada di Kabupaten Kuningan. Jumlah ketersediaan barang itu naik 20 tabung dari jumlah biasanya sebanyak 100 tabung.

"Untuk rumah sakit yang saya pegang 120 tabung itu untuk beberapa rumah sakit swasta. Ada kenaikan juga untuk rumah sakit, biasanya cuma 100 permintaan total, sekarang jadi 120 tabung," katanya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved