Breaking News:

PPKM di Jabar

Mohon Maaf, Tempat Ibadah Ditutup Dulu Sementara saat PPKM Darurat, MUI Jabar Minta Masyarakat Patuh

MUI Jabar meminta seluruh pihak dan masyarakat menaati aturan PPKM Darurat yang ditetapkan pemerintah.

(Humas Jabar)
Gubernur Jabar Ridwan Kamil shalat saat meninjau Masjid Al-Irsyad Kota Baru Parahyangan dan Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI), Padalarang, KBB, Sabtu (30/5). 

"Bahkan, ke masjid saja untuk salat Jumat, kalau saat itu terjadi hujan deras, itu dibolehkan untuk meninggalkannya, dan diganti salat Dzuhur. Apalagi kalau ada wabah pandemi Covid-19 seperti ini," ucapnya.

Rafani menegaskan, pemberlakuan rukhsah diperbolehkan bagi wilayah  zona merah, tapi bagi zona diluar itu,  dilakukan penyesuaian dengan ketentuan pembatasan yang diatur pemerintah daerah masing-masing.

Masalah di lapangan, sedikit masjid yang menerapkan aturan disiplin protokol kesehatan dalam tata pelaksanaan beribadah. Sehingga, hal itu harus dievaluasi oleh DKM karena kegiatan beribadah berjamaah justru berpotensi terjadi penularan Covid-19.

Pihaknya mendorong Dewan Masjid Indonesia (DMI) untuk aktif dalam merespon persoalan di lapangan. Termasuk mengedukasi kebijakan pemerintah semaksimal mungkin dijalankan dengan benar.

"DMI harusnya jadi garda terdepan yang dapat meneruskan setiap kebijakan pemerintah pada para DKM. Karena selama ini, kadang saya merasa DMI ini seperti kurang tanggap dan cepat dalam merespon persoalan yang terjadi di lapangan," katanya.

Sehingga, tak jarang selama ini banyak DKM mendatangi MUI untuk mendapat penjelasan. Namun, penjelasan yang bisa disampaikan sebatas yang ada di fatwa.

"Tidak sampai ke teknis pelaksanaannya, jadi harusnya ini merupakan tugas dari DMI," ujar Rafani.

Ia berharap, kebijakan pemerintah yang bertujuan demi kemaslahatan dapat dipatuhi bersama-sama. Karena lonjakan kasus Covid-19 saat ini sudah sangat mengkhawatirkan.

"Selain itu, MUI meminta kepada para pemangku kebijakan agar seirama dalam menentukan arah kebijakan.  Sehingga keputusan yang dikeluarkan tidak berdampak pada kebingungan masyarakat yang akan melaksanakannya," katanya. (Cipta Permana).

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved