Breaking News:

PPKM Darurat di Jabar

Jangan Coba-coba Melanggar PPKM Darurat di Jabar, Polisi Ancam Beri Sanksi Tegas untuk Pelanggar

Ia hanya meminta masyarakat agar tidak melihat dari sisi penegakan hukumnya saja, aturan soal pembatasan sosial itu dibuat

Editor: Fauzie Pradita Abbas
TribunCirebon.com
Beredar kabar bahwa Indonesia segera memberlakukan pembatasan yang lebih ketat atau PPKM Darurat dalam beberapa hari ke depan. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman 

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG- Polda Jawa Barat bakal memberikan sanksi tegas kepada pelanggar pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat di Jawa Barat.

Sanski tegas menjadi salah satu opsi yang dipilih polisi agar masyarakat disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan, terutama selama PPKM Darurat dari 3-20 Juli 2021.

Kebijakan PPKM Darurat dari pemerintah ini sebagai upaya untuk menekan penularan Covid-19 yang terus bertambah.

"Kita pun dengan berat hati apabila ada yang melanggar, ada tindakan hukum yang harus kita tegakkan," ujar Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Ahmad Dofiri, Kamis (1/7/2021).

Peraturan Bupati atau Wali Kota tentang PPKM Darurat menjadi dasar dalam memberian sanksi bagi pelanggar.

Ahmad Dofiri pun memastikan penerapan sanksi ini semata hanya untuk membuat masyarakat disiplin. 

Soal bentuk tindakan hukum yang akan diberikan kepada pelanggar, Irjen Ahmad Dofiri belum memerincikan secara detail. 

Ia hanya meminta masyarakat agar tidak melihat dari sisi penegakan hukumnya saja, aturan soal pembatasan sosial itu dibuat agar masyarakat lebih waspada terhadap penyebaran Covid-19.

"Jadi, bagaimana untuk kita tertib, semua pihak menudukung, kalau mal, kafe, tempat pariwisata, yang ada pembatasan jam operasional, kalau itu bisa dilakukan (patuh), maka kita kerjasama dengan baik," katanya.

Ia pun meminta dukungan dari berbagai pihak agar turut menyukseskan PPKM Darurat dengan cara disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Baca juga: KABAR DUKA, Paranormal Mbak You Meninggal Dunia, Masih Diperiksa Apakah karena Covid-19

"Kami mohon doa restu atas tugas kami ke depan, karena tugas semakin berat, ditambah lagi penanganan pandemi Covid-19 karena angkanya terus merangkak," katanya.

Dia pun memaklumi apabila ada anggotanya yang kini terpapar Covid-19. Menurutnya, tugas Polri yang bersinggungan langsung dengan masyarakat cukup meningkatkan potensi keterpaparan.

"Kita tahu mungkin di tingkat Polres, bagaimana penyekatan di lakukan, operasi razia dan lain-lain, dan saya kira bukan hanya anggota Polri, garda terdepan di bidang pelayanan kesehatan juga kita sangat prihatin," ucapnya.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved