Breaking News:

PPKM Darurat di Jabar

INGAT, Besok Salat Jumat Terakhir di Masjid Raya Bandung di Periode PPKM Darurat Berlaku 3-20 Juli

Masjid Raya Bandung Muchtar Gandaatmaja mengaku belum melakukan upaya apapun terkait implementasi dari aturan tempat ibadah tutup sementara pada PPKM.

ISTIMEWA
Maklumat di Masjid Raya Bandung Provinsi Jabar mengumumkan bahwa di masjid terbesar di Kota Bandung itu tidak diselenggarakan salat Jumat dan salat wajib secara berjemaah sampai kasus virus corona reda. 

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Ketua DKM Masjid Raya Bandung Muchtar Gandaatmaja mengaku belum melakukan upaya apapun terkait implementasi dari aturan tempat ibadah tutup sementara pada PPKM darurat yang berlaku 3-20 Juli 2021.

"Untuk sementara, kami berkomitmen dengan acuan tanggal penerapan PPKM Darurat yaitu 3 Juli 2021. Artinya besok masih ada kesempatan untuk bisa menggelar salat Jumat terakhir di masjid," ujar Ketua DKM Masjid Raya Bandung, Muchtar Gandaatmaja via ponselnya, Kamis (1/7/2021).

DKM Masjid Raya Bandung masih mengacu pada Perwal Kota Bandung terakhir, dimana kegiatan keagamaan dan salat berjamaah dibatasi hingga 50 persen dari total kapasitas daya tampung masjid.

"Kami masih berpegangan pada Perwal Kota Bandung terakhir soal aturan pembatasan 50 persen jamaah dari total kapasitas daya tampung masjid karena Kota Bandung sebagai zona oranye. Saya belum tahu nanti gimana," ujarnya.

Pihaknya masih akan melaksanakan kegiatan seperti ketentuan di Perwal dengan penerapan protokol kesehatan ketat siaga satu. Terlebih, kapasitas jamaah dari Masjid Raya Bandung sebesar 14 ribu maka dengan penerapan pembatasan 50 persen, menjadi 7000 orang. 

Namun diakuinya, fakta di lapangan, jumlah jamaah tidak pernah mencapai setengah dari total kapasitas. Bahkan, untuk jamaah salat Jumat di Masjid Raya Bandung, hanya mencapai 4000-5000 orang.

Begitu pula dengan salat Dzuhur berjamaah hanya mencapai seratus orang dari dalam kondisi normal mencapai 2000an jamaah.

"Maka dengan kapasitas masjid yang sangat luas ini, kalau ditarik rata-rata berkerumun tiga orang per sekian meter, maka Masjid Raya Bandung masih dalam kondisi sangat aman untuk kegiatan salat berjamaah," ucapnya.

Pihaknya juga belum mendapat surat lebih lanjut soal tindak lanjut PPKM Darurat yang mengharuskan tempat ibadah tutup sementara. Namun, jika dalam beberapa hari ke depan sudah ada intruksi tempat ibadah tutup sementara, ia akan menjalankannya. 

Meski begitu, tida tidak akan embuat surat edaran atau pengumuman apapun terkait keputusan penutupan masjid tersebut. Karenanya, penerapan kebijakan tempat ibadah tutup sementara ia serahkan pada Pemprov Jabar.

"Untuk pengumuman Masjid Raya Bandung ditutup, itu oleh Pemprov Jabar atau Pemkot Bandung saja agar semua clear dan tidak terulang lagi situasi masa lalu, dimana kami yang disalahkan,"katanya.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved