Breaking News:

40 Ruangan di Gedung Diklat BKPSDM Kuningan Siap Digunakan Untuk Karantina Pasien Covid-19

40 ruangan di Gedung BKPSDM Kuningan siap digunakan sebagai tempat perawatan pasien Covid-19.

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Kontributor Tribuncirebon.com/Ahmad Ripai
Tempat isolasi mandiri Pasien Covid-19 di Gedung Diklat BKPSDM Kuningan 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM,KUNINGAN - 40 ruangan di Gedung pendidikan dan latihan (Diklat) BKPSDM Kuningan yang terletak di Desa Cikaso, Kecamatan Kramatmulya, Kuningan Jawa Barat siap digunakan sebagai tempat perawatan pasien Covid-19.

"Iya dari 70 kamar ada 40 kamar siap beroperasi untuk pasien Covid-19 dalam melakukan isolasi mandiri," ungkap Kepala Pelaksana BPBD Kuningan Indra Bayu Permana saat ditemui di lokasi setempat dalam wawancara FBL Tribun Jabar.id, Kamis (1/7/2021).

Indra menyebut penempatan sejumlah ruangan atau kamar untuk isolasi mandiri disini, lantaran kasus Covid19 di Kuningan alami lonjakan cukup tinggi.

Baca juga: Polisi Ancam Pelanggar PPKM Mikro Darurat dengan Sanksi Tegas, Ini Penjelasan Kapolda Jabar

"Akhir - akhir ini lonjakan kasus Covid-19 alami peningkatan sehingga jumlah BOR di rumah sakit pemerintah atau swasta mengalami keterisian penuh. Sehingga untuk isolasi mandiri, sejumlah kamar di sini ditempat untuk pasien Covid-19 dengan gejala ringan sedang," katanya.

Mengenai fasilitas di lokasi karantina, kata Indra mengaku berdasarkan standar kesehatan dalam penanganan Covid-19. "

Untuk fasilitas di sini, ada klinik dan tim medis berjaga. Kemudian untuk bed dari tiap kamar itu ada dua," katanya.

Mengenai siap beroperasi, kata Indra menyebut bahwa ini akan dilakukan pada hari Senin (4/7/2021). Kemudian mengenai teknis penanganan tentu melibatkan tim medis dari dinas kesehatan dan rumah sakit.

Baca juga: Bupati Imron Rosyadi Pastikan Kabupaten Cirebon Siap Terapkan PPKM Mikro Darurat

"Hingga hari ini sudah 70 persen kelengkapan fasilitas penunjang dan berharap pada Senin besok, ini bisa beroperasi dalam penanganan pasien Covid19," katanya.

Alasan lain adanya tempat isolasi bagi pasien Covid19, kata Indra mengaku bahwa ini sesuai dengan instruksi Gubernur Jawa Barat dalam melakukan penanganan pasien Covid19 dari hulu ke hilir.

"Untuk hulu di tingkat kabupaten seperti di sini lokasinya," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved