Breaking News:

Virus Corona

Sekitar 3.300 Anak di Jabar Terinfeksi Covid-19 Seminggu Terakhir, Orangtua Harus Makin Waspada

Sejak awal pandemi Covid-19, tercatat 52.350 anak usia balita dan sekolah yang terkonfirmasi positif virus corona.

IRNA
Ilustrasi Virus Corona 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, Nina Susana Dewi mengatakan sebanyak 3.297 anak di Jawa Barat terinfeksi Covid-19 dalam seminggu terakhir.

Sejak awal pandemi Covid-19, tercatat 52.350 anak usia balita dan sekolah yang terkonfirmasi positif virus corona.

"Kasus anak itu ada dari awal sampai sekarang, kalau kita jumlahkan sudah ada 52.350 kasus di Jabar. Jadi kalau kita lihat perbandingan dengan dewasa ini, hampir 14 persen, karena kalau kasus keseluruhan di Jabar kan 368 ribu," kata Nina dalam konferensi pers digital, Rabu (30/6).

Baca juga: Empon-empon Laris Dikonsumsi Saat Covid-19 Melonjak, Manjur Tingkatkan Imunitas, Ini Cara Membuatnya

Ketika ditelusuri, katanya, sebanyak 77 persen dari angka kasus tersebut adalah anak usia sekolah. Baru kemudian balita, bayi, dan usia prasekolah.

"Kalau kita lihat per minggu ini, kasusnya bertambah 3.297. Jadi sekitar sekitar 3.300 per minggu menambahnya ini yang anak. Pasien anak paling banyak adalah di Kabupaten Garut, Kota Depok, Kota Bandung, dan Kabupaten Subang," tuturnya.

Pada periode 21-27 Juni 2021 memang terjadi kenaikan signifikan kasus positif Covid-19, yakni 23.735 kasus, dibandingkan periode 14-20 Juni 2021 yang mencapai 15.628 kasus. Hal ini pun berdampak pada peningkatan kasus pada anak.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan memang kini tengah beredar virus varian Delta yang juga menghinggapi korban usia anak.

Hal ini berdasarkan pemantauannya terhadap sejumlah rumah sakit dan menemukan kenaikan kasus Covid-19 pada pasien usia anak.

"Varian delta ini juga sudah mulai mendapati usia muda ya. Jadi laporan dari RS Borromeus yang yang saya ambil sampelnya, saya mendapati pasien usia muda. Jadi banyak dokter di Borromeus mendapati, tapi semuanya cepet sembuh karena anak muda imunitasnya kuat maka sembuhnya cepat. Tapi karena Delta ini penyebarannya cepat, maka mereka menjangkiti usia muda," katanya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved