Breaking News:

Petugas Pemadam Kebakaran Kuningan Kewalahan Permintaan Penyemprotan Disinfektan Meningkat

Sehingga terjadi penyemprotan cairan disinfektan di sebanyak 8 desa dalam satu hari tersebut.

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Mumu Mujahidin
TribunCirebon.com/Ahmad Ripai
Petugas Gabungan terdiri anggota Polisi, TNI, Pemadam Kebakaran serta sejumlah relawan melakukan penyemprotan cairan disinfektan di Jalur Perkotaan Kuningan, Selasa (31/3/2020). 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Lonjakan kasus Covid-19 di Kuningan membuat kewalahan petugas pemadam kebakaran.

Hal itu disertai dengan banyaknya permintaan penyemprotan cairan disinfektan di setiap desa se- Kuningan.

"Peningkatan jumlah kasus Covid19 di Kuningan memang saat sekarang mengalami lonjakan, dari setiap kantor lembaga pemerintah dan swasta banyak permintaan untuk dilakukan penyemprotan cairan disinfektan," ungkap Kepala UPT Damkar Kuningan Khadafi dalam FBL Tribun Jabar.id saat ditemui di kantornya, di Jalan Sudirman - Kuningan, Jum'at (25/6/2021).

Khadafi menyebut untuk penyemprotan terparah itu belum lama dilaksanakan beberapa waktu lalu.

Sehingga terjadi penyemprotan cairan disinfektan di sebanyak 8 desa dalam satu hari tersebut.

"Dari lonjakan kasus Covid-19, kita dalam beberapa hari terus melakukan penyemprotan cairan disinfektan hingga delapan desa," katanya.

Penyemprotan cairan disinfektan, kata Khadafi mengatakan bahwa satu kendaraan dinas pemadam kebakaran itu berisi cairan disinfektan sekitar 4500 liter.

Kapasitas itu diberikan atau disemprotkan untuk setiap satu desa.

"Untuk kapasitas tangki damkar bawa cairan disinfektan itu sekitar 4500 liter. Jadi kalau dihitung hingga sekarang itu berapa banyaknya, sementara jumlah tercatat itu ada lebih dari 100 desa yang sudah di semprot cairan tersebut," ujarnya.

Baca juga: Imbas Perangkat Desa Setianegara Positif Covid-19, Damkar Kuningan Lakukan Penyemprotan Disinfektan

Dari lonjakan kasus Covid-19, kata Khadafi mengaku adanya terjadi antrian dalam pemenuhan permintaan dari setiap desa di Kuningan.

"Untuk sekarang, kami berlakukan antrian dalam memenuhi permintaan desa yang siap di semprot. Hari ini saja, sudah tiga desa menunggu giliran untuk disemprot cairan disinfektan," katanya.

Tingkat penyemprotan cukup banyak, kata Khadafi mengaku tidak sedikit petugas Damkar Kuningan mengalami kurang enak badan alias sakit.

"Ya untuk jumlah petugas yang sakit bukan akibat Covid-19, itu ada sebanyak 11 petugas. Mereka sakit akibat kecapean dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," ujarnya.(*)

Baca juga: TNI Polri Terjun ke Masjid-masjid di Indramayu, Lakukan Penyemprotan Menggunakan Cairan Disinfektan

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved