Breaking News:

Main Kejar-kejaran, Bocah 5 Tahun Tewas di Tangan Temannya, Korban Kena Tembakan Senapan Angin

Lagi asyik bermain, PS (5) bocah warga Kecamatan Sikakap, Kabupaten Mentawai, Sumatera Barat harus meregang nyawa.

istimewa
Ilustrasi - Penembakan 

TRIBUNCIREBON.COM- Lagi asyik bermain, PS (5) bocah warga Kecamatan Sikakap, Kabupaten Mentawai, Sumatera Barat harus meregang nyawa.

PS tewas di tangan di tembak temannya sendiri, TS (13).

Bocah usia lima tahun tersebut tewas setelah mengalami luka tembak di bagian dada

Momen nahas saat PS meninggal dunia di tangah TS itu terjadi pada Selasa (22/6/2021) malam.

Awalnya, PS dan TS sedang asyik bercanda.

Sebelum kejadian tembak menembak itu terjadi, korban bermain kejar-kejaran di rumah pelaku.

Saat kejadian itu, TS melihat senapan angin milik bapaknya yang diletakan di dinding kamar.

Dengan maksud bercanda, TS lalu mengambilnya dan menodongkan senapan tersebut ke arah korban.

"Tiba-tiba pelaku mengambil senapan angin yang tergantung di dinding kamar orangtuanya dan kemudian menodongkan ke dada korban dengan maksud bercanda," ujar Wakapolsek Sikakap, Yanuar dilansir dari Kompas.com.

Saat itu pelaku tidak mengetahui senapan yang diarahkan ke dada korban tersebut ternyata berisi peluru.

Tanpa sengaja, pelaku kemudian menarik pelatuknya dan meledak.

Ilustrasi
Ilustrasi (net)

Akibat di tembak TS, korban jatuh tersungkur dan mengeluarkan banyak darah.

Usai jatuh terkapar, korban pun langsung dilarikan ke rumah sakit agar segera mendapat pertolongan medis.
Namun nahas, nyawa korban tak berhasil diselamatkan.

"Kemudian korban dibawa ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan, namun dalam perjalanan korban meninggal dunia," kata Yanuar dikutip pada Jumat (25/6/2021).

Saat ini, sambung Yanuar, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait dengan kejadian yang menimpa PS.

Sementara, pelaku yakni TS tidak ditahan.

Yanuar pun mengimbau para orangtua untuk mengawasi anaknya jika membawa benda-benda yangh berbahaya sehingga kejadian serupa tidak terulang lagi.

"Kami mengimbau para orangtua agar mengawasi anaknya, terutama ketika menggunakan senjata atau benda yang berbahaya. Sebab bisa membahayakan orang lain," jelas Yanuar

Berita tentang bocah tewas


Sumber: Tribun Bogor
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved