Breaking News:

VIRAL Ada Promo Paket Nginap di Hotel Bagi Pasien Covid-19 Berikut Harganya, Begini Kata PHRI Jabar

Kondisi kasus Covid-19 yang semakin meningkat di Kota Bandung membuat salahsatu hotel di Kota Bandung membuat paket menginap di hotel

Editor: dedy herdiana
Eki Yulianto/ Tribuncirebon.com
ILUSTRASI: Ruang Isolasi di RSUD Cideres Majalengka 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Kondisi kasus Covid-19 yang semakin meningkat di Kota Bandung membuat salahsatu hotel di Kota Bandung membuat paket menginap di hotel bagi warga yang terkonfirmasi dan berkeinginan isolasi mandiri.

Promosi ini juga tersebar di pesan singkat whatsapp.

Ada paket yang ditawarkan manajemen hotel tersebut dengan harga Rp 300 ribu per harinya dengan syarat minimal lakukan pemesanan atau booking selama 7 hari.

Baca juga: Ridwan Kamil Mulai Persiapkan Rumah Kontrakan Jadi Ruang Isolasi Pasien Covid-19

'Paket isoman Rp 300 ribu room only per hari. Minimal 7 hari. Regulasinya: sheet diganti ketika tamu check out, towel bawa sendiri, tamu langsung masuk kamar, kunci sudah berada di kamar (tidak perlu check in). Foto KTP tamu, bawa surat hasil covid' tulis pesan singkat tersebut.

Ada nomot telepon yang dicantumkan bagi warga yang hendak isolasi mandiri. Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia ( PHRI) Jabar, Herman Muchtar membenarkannya. Menurutnya, itu merupakan inisiatif dari hotel tersebut. Bahkan, katanya ada yang telah bekerjasama dengan pemerintah daerah atau BUMN.

"Banyak anggota PHRI secara mandiri mereka kreatif untuk bekerjasama dengan pemprov, pemkot/pemkab, BUMN, dan membuka tempat untuk isolasi mandiri bagi mereka yang bergejala ringan," katanya, Kamis (24/6/2021) saat dihubungi.

Baca juga: Kasus Covid-19 di Kota Tasik Naik, Pasien Terpaksa Dirawat di Ambulans Sambil Antre ke Ruang Isolasi

Dia juga menyebut di Jawa Barat sudah ada sekitar 10 hotel yang membuka layanan tamu untuk isolasi mandiri bagi bergejala ringan. Tetapi, dia enggan menyebutkan satu per satu hotelnya.

"Kalau yang bekerjasama dengan pemerintah daerah itu dibayar oleh pemda. Tapi, kalau yang kerjasama dengan BUMN dibayar oleh BUMN. Dan yang mandiri jual paket per hari, per minggu, per empat belas hari, ada variasi harga," katanya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved