Minggu, 12 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Kasus Covid-19 di Jabar Terus Melonjak, Wagub Uu Ruzhanul Ulum Akan Usulkan Locdown ke Ridwan Kamil

Wakil Gubernur (Wagub) Jabar, Uu Ruzhanul Ulum, akan mengusulkan lockdown ke Gubernur Ridwan Kamil untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Editor: dedy herdiana
Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, Rabu (28/4/2021) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman

TRIBUNCIREBON.COM, TASIKMALAYA - Wakil Gubernur (Wagub) Jabar, Uu Ruzhanul Ulum, akan mengusulkan lockdown ke Gubernur Ridwan Kamil untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

"Solusi yang terbaik untuk memutus cepat penyebaran Covid-19 di Jawa Barat ya lockdown," kata Uu, usai meninjau ruang isolasi Mitra Batik RSU dr Soekardjo, Kota Tasikmalaya, yang sudah penuh, Kamis (24/6/2021). 

Uu mengatakan, usulan tersebut akan disampaikannya saat ia mengikuti rapat bersama Gubernur dalam waktu dekat ini. 

Baca juga: Kabupaten Bandung Sudah Menjadi Zona Oranye, Bupati Targetkan 2 Minggu Lagi Jadi Zona Kuning

Baca juga: Uu Ruzhanul Tanggapi Kasus Tenaga Kesehatan Dihajar, Minta Pasien Tak Arogan, Nakes Enggak Nge-Sok

"Saya akan menyampaikan itu ke Pak Gubernur saat rapat untuk di-lockdown," ujar Uu. 

Ia mengungkapkan, kasus Covid-19 Jabar saat ini terus bertambah.

Termasuk di Kota Tasikmalaya. Hal itu terlihat dari keterisian ruang isolasi Mitra Batik RSU yang melebihi 80 persen.

"Bahkan saat saya lewat ada yang meninggal dunia. Harus ada sikap dari pemerintah," kata Uu.

Baca juga: Ridwan Kamil Mulai Persiapkan Rumah Kontrakan Jadi Ruang Isolasi Pasien Covid-19

Baca juga: Indramayu Tempati Urutan Kedua dari Bawah Keterisian PPDB Se-Jabar, Angkanya di bawah 70 Persen

Kalau melihat penanganan yang dilakukan, lanjut Uu, tak sebanding dengan antrean pasien untuk dirawat di ruang isolasi.

Pasien positif terus bertambah, maka pemerintah harus mengambil keberanian untuk bersikap.

"Saya hanya mengusulkan untuk di-lockdown. Tapi Pak Gubernur yang menentukan," ujar Uu. 

Menurut Uu, jika dilaksanakan lockdown memang ada konsekuensi terhadap  perekonomian yang sedang bergairahkan lagi.

"Tapi ya bisa seminggu atau 10 hari lockdown. Asal semua taat dan patuh. Kalau sudah putus penyebarannya baru kita action lagi kegiatan," kata Uu. (firman suryaman)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved