Breaking News:

Dua Wanita Edarkan Obat Keras

Dua Emak-emak Diamankan BNN Kota Cirebon Saat Edarkan Obat Keras, Ini Kronologinya

Kepala BNN Kota Cirebon, AKBP Budi Bakhtiar, mengatakan, dua emak-emak itu berinisial SY (47) dan MN (50).

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Mumu Mujahidin
Tribuncirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Dua emak-emak pengedar obat keras yang diamankan BNN Kota Cirebon, Rabu (23/6/2021) malam. 

Kepala BNN Kota Cirebon, Budi Bakhtiar, mengatakan, penangkapan keduanya berawal dari informasi mengenai dugaan adanya transaksi narkoba di kawasan tersebut.

"Kami langsung menindaklanjuti laporannya dan langsung mendatangi TKP," ujar Budi Bakhtiar saat konferensi pers di BNN Kota Cirebon, Jalan Sudharsono, Kota Cirebon, Kamis (10/6/202) malam.

Baca juga: BREAKING NEWS - BNN Kota Cirebon Ciduk Kakak Adik Kembar Pengedar Obat Keras Golongan G

Baca juga: VIRAL Polisi Duel dengan Pengedar Ganja Saat Penangkapan di Jampangkulon Sukabumi

Namun, petugas justru menemukan dua  kembar yang mengedarkan obat-obatan tersebut.

Ia mengatakan, dua pengedar obat keras golongan G tanpa izin itu diringkus kira-kira pukul 19.00 WIB.

Bahkan, saat diamankan keduanya tengah bertransaksi obat keras golongan G jenis Trihex dan Tramadol.

Selain itu, pihaknya juga menangkap tujuh orang lainnya yang kini berstatus sebagai saksi pembeli.

Karenanya, sembilan orang itu langsung digiring ke BNN Kota Cirebon untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

"Pemeriksaan ini untuk mencari tahu obat-obatannya didapat dari mana," kata Budi Bakhtiar.

Diberitakan sebelumnya, BNN Kota Cirebon menciduk dua pengedar obat keras golongan G tanpa izin.

Kepala BNN Kota Cirebon, Budi Bakhtiar, mengatakan, keduanya merupakan kakak adik kembar, dan mereka sama-sama berinisial LWK (28).

Menurut dia, saudara kembar itu diringkus di Kecamatan Pekalipan, Kota Cirebon, pada Kamis (10/6/2021) malam.

"Keduanya merupakan warga Kota Cirebon, dan inisialnya sama, LWK," ujar Budi Bakhtiar saat konferensi pers di BNN Kota Cirebon, Jalan Sudharsono, Kota Cirebon, Kamis (10/6/202) malam.

Baca juga: VIRAL Polisi Duel dengan Pengedar Ganja Saat Penangkapan di Jampangkulon Sukabumi

Baca juga: Jadi Pengedar Obat Keras Tanpa Izin Edar, Pemuda 21 Tahun di Indramayu Digelandang Polisi

Baca juga: Pengedar Narkoba di Kuningan Dibekuk, Ngakunya Dapat Barang Haram dari Warga Binaan Lapas di Bandung

Ia mengatakan, saudara kembar tersebut tertangkap tangan tengah mengedarkan obat keras golongan G jenis Tramadol dan Trihex.

Pihaknya juga mengamankan tujuh orang lainnya yang kini masih berstatus sebagai saksi pembeli obat-obatan tersebut.

Hingga kini, jajarannya masih memeriksa saudara kembar dan tujuh pembelinya untuk pengembangan kasusnya.

"Kami masih memeriksa mereka untuk mencari tahu obat-obatan ini didapat dari mana," kata Budi Bakhtiar.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, saudara kembar itu pun dijerat UU Nomor 36 Tahun 2009 tentang kesehatan.

Selain itu, keduanya juga diancam hukuman maksimal 15 tahun penjara dan denda paling banyak Rp 1,5 miliar.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved