Breaking News:

Tingkat Kepatuhan Warga Ciamis Pakai Masker Hanya 60 Persen, Ini yang Dilakukan Bupati dan Kapolres

Menurut Bupati Herdiat sebenarnya tidak terlalu sulit untuk memutus mata rantai penularan virus Covid. Asal kompak dan serempak mematuhi prokes

Editor: dedy herdiana
Kolase Tribun Jabar
Ilustrasi : Pengguna masker dan hand sanitizer. (Foto: Tribun Jabar/Gani Kurniawan - Megapixl.com) 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Andri M Dani

TRIBUNCIREBON.COM, CIAMIS – Bupati Ciamis Dr H Herdiat Sunarya MM bersama Kapolres Ciamis AKBP Wahyu Broto Narsono Adhi S.Ik MSc Eng terjun langsung ke daerah perbatasan untuk melakukan sosialisasi ancaman virus  corona varian baru yang ganas dan mematikan.

Pada pertemuan  yang berlangsung di halaman Kantor Camat Panawangan Rabu (23/6) yang dihadiri tokoh masyarakat, para kades, ketua MUI dan muspika Kecamatan Panawangan, Bupati Herdiat mengingatkan varian baru Covid yang berasal dari India tersebut sudah menular di berbagai kota/kabupaten di Jabar.

“Virus varian baru ini menularnya sangat cepat dan mematikan. Masyarakat diimbau untuk melaksanakan protokol kesehatan secara ketat,” ujar Bupati Herdiat  yang pada kegiatan tersebut didampingi Kabid P2P Dinkes Ciamis.

Baca juga: Kabar Terbaru Covid-19 Rabu 23 Juni 2021: Pasien Positif Tambah 15308, Rekor Tertinggi Sejak Pandemi

Terlebih virus varian baru ini lebih banyak menyerang anak-anak dan mudah menular dalam waktu serempak.

Menurut Bupati Herdiat sebenarnya tidak terlalu sulit untuk memutus mata rantai penularan virus Covid. Asal kompak dan serempak mematuhi prokes menerapkan 5 M.

Tetapi kenyataannya sekarang sudah lebih dari setahun masa pandemi,  masyarakat semakin abai dengan prokes.

Bila diprosentasekan menurut Bupati Herdiat, tingkat kepatuhan masyarakat Ciamis memakai masker hanya sekitar 60 % sampai 70%.

“Itu di kawasan Ciamis kota. Sedangkan di tingkat desa malah hanya sektar 10 sampai 20%,” ingatnya.

Mengingat kian meningkatnya angka penularan Covid-19 dan munculnya ancaman virus varian baru, Bupati Herdiat mengingatkan para kades, camat, kapolsek  dan tokoh masyarakat lebih gencar dalam mensosialisasikan pentingnya mematuhi dan disiplin prokes. Lebih giat melakukan penegakan disiplin prokes.

Baca juga: Di Kantor ATR/BPN Cianjur Ada Enam Pegawai Positif Covid-19, Palayanan Warga Tetap Buka

Ketua RT, RW, Kadus, aparat desa dan para kades diharapkan menjadi garda terdepan menjadi contoh dalam penerapan prokes guna memutus terjadinya penularan Covid-19.

Sementara itu Kapolres Ciamis AKBP Wahyu Broto Narsono Adhi pada kesempatanyang sama menginformasikan  dalam rangka Hut ke-75 Bhayangkara, jajaran Polres Ciamis tanggal 26 Juni ini akan melakukan gebyar vaksinasi massal. Bagi warga yang berminat bisa mendatangi polsek di wilayah masing-masing.

Pada hari yang sama, tidak hanya diperbatasan utara di Panawangan, sosialisasi serentak juga berlangsung di daerah perbatasan Purwadadi. Di Purwadadi ykegiatan sosialisasi  dihadiri Wabup Yana D Putra, Dandim 0613/Ciamis Letkol Czi Dadan Ramdani, Kasatpol PP dan Kabid Yankes Dinkes Ciamis.  

Di Kecamatan Lakbok, acara sosialisasi dihadiri Sekda Dr H Tatang MPd bersama Kadishub dan Kadinsos. Sedangkan di Kecamatan Tambaksari dihadiri Kajari Ciamis H Yuyun Wahyudi SH MH, Asda dan Kadinkes Ciamis dr H Yoyo M.Kes (andri m dani)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved