Breaking News:

Virus Corona di Jabar

Ratusan Karyawan Kahatex Positif Covid-19, Bupati Sumedang Sebut-sebut Soal Mikro Lockdown

Setelah ditemukannya ratusan karyawan PT Kahatex positif Covid-19 berdasarkan hasil Swab Antigen, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir minta diberlakukan

Editor: dedy herdiana
IRNA
Ilustrasi Virus Corona 

Laporan Kontributor TribunJabar.id, Sumedang, Kiki Andriana

TRIBUNCIREBON.COM, SUMEDANG - Setelah ditemukannya ratusan karyawan PT Kahatex positif Covid-19 berdasarkan hasil Swab Antigen, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir meminta pemberlakuan micro lockdown atau karantina wilayah.

Karantina wilayah ditetapkan bagi daerah zona merah risiko penyebaran Covid-19 yang ada di wilayah Jatinangor -Cimanggung.

Dua daerah itu memang lokasi si mana PT Kahatez berada, berikut dengan tempat-tempat tinggal para karyawan.

Baca juga: Anggota DPRD Karawang Meninggal karena Corona Hari Ini, 6 Anggota Lainnya Positif Covid-19

Baca juga: 45 ASN dari 9 OPD di Purwakarta Positif Covid-19 Bupati Sebut Terpapar Pasca Lebaran 2021

Karantina wilayah untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 ini akan berlaku bagi satu daeeah jika terdapat lebih dari sepuluh kasus positif Covid-19.

"Jika di lingkungan RT/RW didapati lebih dari 10 kasus positif Covid-19, Forkopimcam (Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan) Jatinangor dan Cimanggung pasti akan menerapkan micro lockdown," kata Donny saat ditemui TribunJabar.id di Cimangggung, Sumedang, Rabu (23/6/2021).

Satu lingkungan RT/RW akan ditetapkan aebagai zona kuning Covid-19 jika terdapat 5 kasus positif. Kemudian menjadi zona oranye jika yang positif mencapai 5-10 orang. Terakhir zona merah, jika di wilayah itu terdaat lebih dari 10 kasus positif Covid-19.

Baca juga: Virus Covid-19 Varian Delta Dicurigai Sudah Masuk Indramayu, Bupati Minta Orang Tua Jaga Anak-anak

Baca juga: NGERI, Keterisian Tempat Tidur di Bandung Lebih dari 90%, Sekdis Kesehatan Bilang Ini Peringatan

"Jika didapati lebih dari 10 kasus positif Covid-19 harus menerapkan mikro lockdown. Tidak boleh keluar masuk, dan aktivitas masyarakat dihentikan, namun dijamin juga pasokan logistiknya. Ini yang akan kami terapkan di tingkat RT/RW atau Desa," kata Dony.

Tapi, hingga saat ini, Bupati sendiri belum mendapati laporan adanya lingkungan yang berdekatan dengan kawasan industri di Jatinangor - Cimanggung telah menerapkan micro lockdown tersebut.

"Belum ada, hingga saat ini belum ada wilayah di Jatinangor dan Cimanggung yang telah menerapkan itu. Saya akan memantau terus," ujar Dony.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved