Breaking News:

Petani KJA Waduk Darma Terpelanting Saat Tangkap Ikan Raksasa, Ikan Akan Dilelang Jika Ada yang Beli

Dedi (58) seorang petani KJA (Keramba Jaring Apung) berhasil tangkap ikan raksasa di perairan Waduk Darma, Kuningan, Jawa Barat.

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Istimewa
Petani Keramba Jaring Apung (KJA) perairan Waduk Darma Kuningan heboh setelah berhasil menangkap ikan raksasa. 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TEIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Dedi (58) seorang petani KJA (Keramba Jaring Apung) berhasil tangkap ikan raksasa di perairan Waduk Darma, Kuningan, Jawa Barat.

Dedi menceritakan bahwa penangkapan ikan raksasa itu dilakukan setelah sebelumnya dia terpelanting oleh ikan raksasa itu di perairan Waduk Darma tersebut.

"Saya tangkap ikan itu gelut dulu hingga jungkir balik di air tadi. Setelah berhasil ditangkap dengan memasukkan tangan saya ke insan ikan tersebut, lalu ikan berhasil di angkat ke daratan seperti ini," katanya Dedi kepada TribunCirebon.com, Senin (21/6/2021).

Usaha penangkapan ikan raksasa itu cukup lama dan memakan waktu sekitar 30 menit.

Baca juga: Positif Covid-19, Bupati Majalengka Tak Hadiri Apkasi di Bali, Sekda Sebut Kini Lagi Lakukan Tracing

Baca juga: Heboh, Petani Jaring Apung Waduk Darma Kuningan Tangkap Ikan Raksasa, Beratnya Mencapai 38 Kg

"Usaha tangkap ikan tadi, terjadi sekitar setengah jam dan ikan berhasil diangkat ke daratan dengan bantuan teman saya," kata Dedi seraya menambahkan pada saat penangkapan ikan harus korban alias hilang uang Rp 100 ribu.

"Iya waktu tangkap ikan uang saya hilang Rp 100 ribu, tapi hp sudah saya amankan dititipkan sebelumnya," ujarnya.

Mengenai ikan raksasa ini, kata Dedi mengaku akan diperjual belikan dan jika tidak yang berminat, solusinya akan jadi bancakan untuk makanan warga sekitar.

"Ya kalau ada yang beli saya lelang. Namun kalau tidak ada yang beli, nanti buat makanan warga saja," katanya.

Mengenai ikan raksasa tadi, kata Dedi mengaku kondisinya tidak jauh dari bibir Waduk Kuningan.

Hal itu diduga kuat akibat kawasan tengah perairan Waduk Darma ini tidak memiliki banyak oksigen untuk kehidupan binatang air di sini.

"Iya, saya temukan ikan itu tidak jauh dari pinggir waduk ini, terus diketahuinya itu setelah melihat teman dapat ikan besar. Dari sana, saya punya keyakinan bahwa ikan besar juga ada sekitar sini sehingga itu hasil tangkapannya.

Nah, alasan ikan berada di pinggir waduk. Itu akibat di tengah perairan itu tak banyak oksigen untuk kehidupan binatang air disana," ujarnya.

Tak banyak oksigen, kata Dedi mengaku sudah sepekan petani KJA jadi korban akibat ribuan ton ikan mati.

"Ikan disini pada mati, untuk ikan saya Alhamdulillah jangan sampai mati. Karena saya buatkan sirkulasi air dengan mesin pompa dan hingga saat ini sudah 70 liter bensin habis," katanya.

Diberitakan sebelumnya, Petani Keramba Jaring Apung (KJA) perairan Waduk Darma Kuningan heboh setelah berhasil menangkap ikan raksasa. Berat Ikan itu mencapai 38 kg.

"Ikan raksasa tadi ditangkap Pak Dedi waktu malam tadi (Minggu malam, red) sekitar jam 10," ungkap Dadang saat ditemui di Desa Jagara, Kecamatan Darma, Kuningan Jawa Barat, Senin (21/6/2021).

Penangkapan ikan raksasa itu tidak direncanakan sebelumnya. Ketika itu, Pak Dedi  berada di perairan Waduk Darma dan melakukan aktivitas sebagai petani KJA.

"Tiba - tiba melihat temannya dapat ikan bandeng dengan ukuran besar dan Pak Dedi berniat sama melakukan penangkapan ikan dan berhasil seperti tersaksikan ini," ungkapnya.

Baca juga: TERNYATA Ini Penyebab Ikan di Kolam Jaring Apung di Waduk Darma Kuningan Tiba-tiba Mati

Baca juga: Waduk Darma Jadi Lokasi Petugas BPBD Kuningan Latihan Evakuasi Korban di Perairan

Kejadian penangkapan ikan raksasa itu spontan beredar ke masyarakat. Tidak sedikit warga sekitar mengambil foto dan video. "Dari hasil penangkapan video dan fotonya sudah diambil serta menyebar luas," katanya.

Dadang mengaku tidak mengetahui jenis ikan tersebut. Namun berdasarkan pengalaman sebelumnya, warga Desa Jagara ada yang membudidayakan ikan Taiwan dan ikan-ikan itu lepas dari jaring.

"Ini mungkin ikan Taiwan, sebab dulu ada warga budidaya ikan Taiwan. Tapi semua lepas dari jaring, dan mungkin ini diantaranya ikan luar tersebut," ungkapnya.

Hasil penangkapan ikan raksasa, kata Dadang mengaku akan dikembalikan kepada warga penangkap ikan pertama. "Kalau sudah begini, bagaimana Pak Dedi saja. Apa dilelang atau dimakan gimana beliau," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved