Breaking News:

Pembuat Video Konten Tidak Percaya Covid-19 Dibebaskan, Begini Alasan yang Diungkap Polres Kuningan

AKP Danu Raditya Atmaja mengatakan bahwa pria pembuat konten video tak percaya Covid19 sudah dibebaskan

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: dedy herdiana
Tribuncirebon.com/Ahmad Ripai
Pelaku pembuat konten video viral yang berisi tentang tidak percaya Covid-19 di Kuningan sudah diamankan polisi. 

Iptu Nurjani sekaligus Kapolsek Ciwaru mengatakan, pria pembuat konten video tak percaya Covid19 berhasil di amankan di bengkel tambal ban.

"Betul, pria itu kami amankan di Bengkel Tambal Ban. Sebab sebelumnya telah di lakukan pencarian hingga malam tadi," ungkapnya Kapolsek tadi, Sabtu (29/6/2021).

Baca juga: Inilah Kronologi Polisi Tangkap Pria Pembuat Konten Video Tidak Percaya Covid-19 di Kuningan

Saat berhasil di amankan, Polisi langsung membawanya ke Mapolsek dan tidak lama di kirim ke Mapolres. "Sekarang semuanya sudah di tangani Reskrim di Mapolres Kuningan," katanya.

Diberitakan sebelumnya, pria berinisial AS (32) yang di ketahui pembuat konten video tak percaya Covid19 hingga heboh di kalangan warga Kuningan. Kini berhasil di tangkap petugas kepolisian sektor setempat.

Kapolsek Ciwaru Iptu Nurjani saat ditemui di Mapolsek setempat mengatakan, penangkapan dilakukan akibat muncul video heboh yang di lakukan pria tersebut. Kemudian diketahui pembuat video itu dilakukan salah seorang warga di Kecamatan Ciwaru.

"Awalnya kami menerima informasi terkait viralnya video itu yang dibuat salah satu warga Ciwaru, ramai di medsos pada Jumat malam. Kami langsung mencari keberadaan pria tersebut dan baru diamankan hari ini," kata Kapolsek Ciwaru.

Diketahui sebelumnya, kata Kapolsek Ciwaru mengemuka itu ada ucapannya dalam video berdurasi 2 menit 50 detik itu dianggap dapat memprovokasi masyarakat luas. Bahkan banyak tenaga kesehatan yang tidak terima dengan pernyataan AS. Sehingga tidak sedikit informasi masuk dan minta izin untuk melakukan penangkapan oleh kalangan tenaga medis tersebut.

"Karena khawatir memprovokasi dan mencederai teman-teman nakes karena banyak juga nakes yang kemudian menghubungi kita karena tidak terima dengan ucapan pelaku.

Kemudian videonya memang langsung menyebar cepat dan bikin heboh," katanya.

Kapolsek Nurjani mengaku untuk sementara terduga pembuatan video itu sedang dilakukan pemeriksaan dan selebihnya di serahkan ke Mapolres Kuningan. "Tadi kita periksa dan kini sudah kami kirim ke Mapolres Kuningan," ungkapnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved