Breaking News:

Pembuat Video Konten Tidak Percaya Covid-19 Dibebaskan, Begini Alasan yang Diungkap Polres Kuningan

AKP Danu Raditya Atmaja mengatakan bahwa pria pembuat konten video tak percaya Covid19 sudah dibebaskan

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: dedy herdiana
Tribuncirebon.com/Ahmad Ripai
Pelaku pembuat konten video viral yang berisi tentang tidak percaya Covid-19 di Kuningan sudah diamankan polisi. 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Kapolres Kuningan AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya melalui Kasat Reskrim Polres Kuningan, yakni AKP Danu Raditya Atmaja mengatakan bahwa pria pembuat konten video tak percaya Covid19 sudah dibebaskan.

Hal itu setelah sebelumnya dilakukan permintaan keterangan sesuai aksi video viral tersebut.

"Untuk pria pembuat konten video tak percaya Covid19 sudah kami bebaskan dan bersangkutan ini sudah minta maaf dengan tindakan yang meresahkan tersebut," ungkap Kasat Rekrim Polres Kuningan saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (21/6/2021).

Baca juga: Pembuat Konten Video Tidak Percaya Covid-19 di Kuningan Ditangkap Polisi, Ini Kata Kapolsek Ciwaru

Danu mengungkap dalam keterangan yang diberikan pria tersebut, menyebut tidak ada maksud dan tujuan apapun. Kemudian dasar pembuatan itu kebutuhan pribadi dalam menaikkan pengunjung di aplikasi sosial media tertentu.

"Alasan pemuda itu buat video, untuk kebutuhan Chanel dengan harap ingin cepat dan banyak di tonton, sehingga menghasilkan keuntungan melalui pembayaran aplikasi google adsense," katanya.

Disamping itu, kata Danu mengutarakan bahwa untuk kenyamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat.

"Kami minta kepada penggiat sosial media untuk lebih santun dan positif dalam memberikan informasi melalui Chanel YouTube atau lainnya," ujar Danu lagi.

Ilustrasi virus Covid-19. Banyak yang belum tahu, penularan covid-19 lebih sering terjadi di rumah.
Ilustrasi virus Covid-19. Banyak yang belum tahu, penularan covid-19 lebih sering terjadi di rumah. (pixabay)

Meski sudah dilakukan pembebas terhadap pria pembuat konten video tersebut, Danu mengaku akan selalu melakukan pengawasan terhadap masyarakat. "Pengawasan kami tetap lakukan juga penerapan prokes tetap di laksanakan juga," katanya.

Diberitakan sebelumnya, petugas Kepolisian Sektor Ciwaru berhasil menangkap pria pembuat konten video tak percaya Covid19 di bengkel daerah setempat. Hal itu sebelumnya dilakukan pencarian selama sehari semalam dari aksi pembuatan video konten tersebut.

Halaman
123
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved