Breaking News:

Heboh, Petani Jaring Apung Waduk Darma Kuningan Tangkap Ikan Raksasa, Beratnya Mencapai 38 Kg

Kejadian penangkapan ikan raksasa di Waduk Darma itu spontan beredar ke masyarakat. Tidak sedikit warga sekitar mengambil foto dan video

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Machmud Mubarok
Istimewa
Petani Keramba Jaring Apung (KJA) perairan Waduk Darma Kuningan heboh setelah berhasil menangkap ikan raksasa. 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Petani Keramba Jaring Apung (KJA) perairan Waduk Darma Kuningan heboh setelah berhasil menangkap ikan raksasa. Berat Ikan itu mencapai 38 kg.

"Ikan raksasa tadi ditangkap Pak Dedi waktu malam tadi (Minggu malam, red) sekitar jam 10," ungkap Dadang saat ditemui di Desa Jagara, Kecamatan Darma, Kuningan Jawa Barat, Senin (21/6/2021).

Penangkapan ikan raksasa itu tidak direncanakan sebelumnya. Ketika itu, Pak Dedi  berada di perairan Waduk Darma dan melakukan aktivitas sebagai petani KJA.

"Tiba - tiba melihat temannya dapat ikan bandeng dengan ukuran besar dan Pak Dedi berniat sama melakukan penangkapan ikan dan berhasil seperti tersaksikan ini," ungkapnya.

Baca juga: TERNYATA Ini Penyebab Ikan di Kolam Jaring Apung di Waduk Darma Kuningan Tiba-tiba Mati

Baca juga: Waduk Darma Jadi Lokasi Petugas BPBD Kuningan Latihan Evakuasi Korban di Perairan

Kejadian penangkapan ikan raksasa itu spontan beredar ke masyarakat. Tidak sedikit warga sekitar mengambil foto dan video. "Dari hasil penangkapan video dan fotonya sudah diambil serta menyebar luas," katanya.

Dadang mengaku tidak mengetahui jenis ikan tersebut. Namun berdasarkan pengalaman sebelumnya, warga Desa Jagara ada yang membudidayakan ikan Taiwan dan ikan-ikan itu lepas dari jaring.

"Ini mungkin ikan Taiwan, sebab dulu ada warga budidaya ikan Taiwan. Tapi semua lepas dari jaring, dan mungkin ini diantaranya ikan luar tersebut," ungkapnya.

Hasil penangkapan ikan raksasa, kata Dadang mengaku akan dikembalikan kepada warga penangkap ikan pertama. "Kalau sudah begini, bagaimana Pak Dedi saja. Apa dilelang atau dimakan gimana beliau," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved