Breaking News:

Bupati Cellica Nurrachdiana Pergi ke Bali Saat Pandemi Covid-19, Tokoh Masyarakat Kecewa: Tidak Baik

Dalam acara tersebut turut hadir juga Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana, Cellica juga terpilih kembali sebagai pengurus Apkasi.

Editor: Mumu Mujahidin
(KOMPAS.COM/FARIDA)
Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Karawang, Cikwan Suwandi

TRIBUNCIREBON.COM, KARAWANG - Sejumlah kepala daerah menghadiri acara rapat kerja nasional Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) periode 2021-2026 di Bali Nusa Dua Convention Center, Bali, Sabtu 19/6) kemarin.

Hal tersebut dinilai tak mencerminkan sebagai panutan di tengah pandemi Covid-19.

"Ya kalau kita lihat sikap ini tidak memberikan panutan atau contoh yang tidak baik untuk warga," kata Tokoh Masyarakat Karawang, Nace Permana kepada Tribun Jabar, Senin (21/6/2021).

Dalam acara tersebut turut hadir juga Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana, Cellica juga terpilih kembali sebagai pengurus Apkasi.

"Sayang sekali, kenapa sekelas kepala daerah masih ada acara seperti ini. Padahal saat Covid-19 tengah meningkat penularannya, banyak juga yang menjadi contoh kepala daerah yang tertular bahkan meninggal," kata dia.

Kendati berdalih dengan alasan protokol kesehatan, Nace menganggap hal tersebut hanya sebagai antisipasi sementara.

"Harusnya acara-acara ini dihindari, terlebih ke luar daerah. Prokes itu hanya antisipasi, bisa saja dia imunnya kuat tetapi malah jadi pembawa virus. Rakyatnya dilarang berkerumun dan keluar daerah, tetapi bupatinya malah tidak mencontohkan," katanya.

Baca juga: Bupati Purwakarta Mengaku Hadiri Kunjungan Kerja di Bali, Anne Ratna Mustika Bantah Plesiran

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Bagian Pemerintahan Setda Karawang Wiwiek Krisnawati menuturkan, prosesi pelantikan sekaligus rapat kerja dilakukan menggunakan protokol kesehatan ketat.

"Saya juga tidak boleh masuk, yang masuk hanya ibu (bupati Cellica)," kata Wiwiek saat dikonfirmasi Tribun Jabar.

Wiwiek mengaku, Cellica terpilih menjadi pengurus Apkasi. Dilakukan melalui mekanisme penunjukkan langsung.

"Tidak ada pemilihan langsung. Pengurus ditunjuk oleh pengurus Apkasi sebelumnya," sambung Wiwiek.

Baca juga: Positif Covid-19, Bupati Majalengka Tak Hadiri Apkasi di Bali, Sekda Sebut Kini Lagi Lakukan Tracing

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved