Breaking News:

Lembang Masuk Zona Merah, Puluhan Kendaraan Wisatawan Dipaksa Putar Balik Dilarang Masuk Lembang

penyekatan hari Sabtu, pihaknya melakukan pemeriksaan terhadap 160 kendaraan dan 64 kendaraan di antaranya diputarbalikan

Editor: Mumu Mujahidin
Tribunjabar.id/Hilman Kamaludin
Kendaraan luar daerah yang diputarbalikan saat masuk kawasan Lembang, Minggu (20/6/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG BARAT - Puluhan kendaraan dari luar daerah yang masuk ke wilayah Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) diputarbalikan aparat kepolisian menyusul adanya larangan kunjungan ke daerah berstatus zona merah.

Mereka terjaring penyekatan petugas yang dilakukan selama dua hari sejak Sabtu (19/6/2021) dan Minggu (20/6/2021).

Penyekatan ini dilakukan untuk menekan mobilitas masyakarat yang datang ke wilayah Lembang.

Kanit Turjawali Polres Cimahi, Ipda Itang mengatakan, saat penyekatan hari Sabtu, pihaknya melakukan pemeriksaan terhadap 160 kendaraan dan 64 kendaraan di antaranya diputarbalikan dengan rincian 60 kendaraan roda empat dan 4 roda dua.

Baca juga: Jangan Dulu Main ke Lembang, Pemkab Tutup Semua Objek Wisata di KBB, Imbas Zona Merah Covid-19

"Sedangkan hari ini, hingga pukul 10.00 WIB kendaraan yang kita periksa sudah 37 kendaraan dan yang diputarbalikan ada 7 kendaraan, 5 kendaraan roda empat dan 2 kendaraan roda dua," ujarnya saat ditemui di Lembang, Minggu (20/6/2021).

Untuk kendaraan yang diperiksa hingga diputarbalikan, kata Itang, karena para pengemudi dan penumpanya tidak membawa surat bebas Covid-19 seperti hasil rapid test antigen.

"Berdasarkan hasil temuan di lapangan, kita masih banyak menemukan pengemudi atau pelaku perjalanan yang tidak membawa surat hasil rapid antigen," kata Itang.

Ia mengatakan, penyekatan tersebut hanya dilakukan dua hari saja saat akhir pekan, tetapi kegiatan ini kemungkinan bisa diperpanjang jika penyebaran Covid-19 di wilayah KBB terus mengalami peningkatan.

"Kita lihat tren penyebaran Covid-19 karena selama ini, wilayah KBB dinyatakan zona merah. Sehingga pemerintah melaksanakan PPKM Mikro dengan maksud dan tujuan untuk menekan atau menurunkan angka penyebaran Covid-19," ucapnya.

Selain melakukan penyekatan, pihaknya juga menyediakan rapid test antigen di posko Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyakarat (PPKM) Mikro yang sudah disediakan.

"Kita arahkan bagi pengemudi yang tidak membawa hasil rapid test antigen untuk melakukan pemeriksaan di posko. Sudah ada 8 orang yang kita lakukan pemeriksaan," ucapnya.

Baca juga: Objek Wisata Kabupaten dan Kota di Jabar yang Zona Merah Dihimbau Tutup Sementara

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved