Breaking News:

Virus Corona

Pasien Covid-19 Indramayu Meninggal di Mobil, Sempat Datangi 5 Rumah Sakit Tapi Semuanya Penuh

Pasien Covid-19 asal Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu meninggal dunia di dalam mobil bak karena terlambat mendapatkan penanganan

IRNA
Ilustrasi Virus Corona 

Pihak keluarga yang merasa tidak tega dengan kondisi pasien yang semakin melemah akhirnya berupaya membawa pasien dengan menggunakan mobil bak terbuka.

"Kami sudah berusaha mencari rumah sakit tapi karena mungkin dari pada menunggu, akhirnya mereka mengupayakan untuk mencari rumah sakit sendiri," ujar Uswatun.

Meski ditolak oleh sejumlah rumah sakit, pihak keluarga, kata Uswatun sangat mengerti dengan kondisi tersebu

Mereka paham betul rumah sakit tak mungkin menolak pasien seandainya tempat perawatannya masih tersedia.

"Mereka mengerti, menerima, dan tabah," ujarnya.

Di Lohbener, kata Uswatun, juga masih ada tiga pasien Covid-19 yang terpaksa masih diisolasi di rumahnya masing-masing sekalipun gejalanya sudah sedang dan berat.

"Tiga pasien kami ini belum bisa dirujuk karena semua rumah sakit rujukannya kebetulan sedang penuh," ujarnya.

Langkah Darurat
Kasus pasien terindikasi Covid-19 yang gagal mendapatkan perawatan hingga akhirnya meninggal di mobil bak terbuka di tepi jalan di depan UGD RSUD Indramayu, langsung disikapi serius Bupati Indramayu, Nina Agustina. Penuhnya rumah sakit karena lonjakan kasus Covid ini, kata Nina, harus secepatnya diatasi.

"Ini sebagai langkah darurat, saat ini harus segera dilakukan penambahan ruangan dan tempat tidur," ujar Nina, usai memanggil para pimpinan dan Direktur RSUD Indramayu di Pendopo, kemarin.

Sebagai konsekuensi penambahan ruangan dan tempat tidur, kata Nina, mereka tentu juga akan menambah dokter dan tenaga medis lainnya.

"Harus cepat bergerak dan diatasi. Rumah sakit segera tambah ruangan dan tempat tidurnya. Dokter dan perawat dari puskesmas terdekat bisa kita perbantukan untuk di rumah sakit. Jika memungkinkan, kita juga buka tenaga kontrak untuk tenaga kesehatan," ujarnya.

Hingga Rabu (16/6), kasus Covid di Kabupaten Indramayu sudah 9.228 orang. Bertambah 55 kasus dalam 24 jam terakhir.
Merata

Tak hanya di Kabupaten Indramayu, penuhnya rumah sakit akibat lonjakan kasus Covid-19 pasca-Lebaran juga terjadi di hampir semua kota dan kabupaten lainnya di Jabar.

Hanya dalam kurun waktu 2 minggu usai Lebaran, keterisian rumah sakit di Jabar melonjak menjadi 75 persen. Padahal, saat Lebaran, tingkat keterisiannya hanya 29 persen.

Halaman
123
Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved