Breaking News:

Jamila Gendong Bayi Lari ke Hutan saat Gempa Berpotensi Tsunami Menggoyang Maluku Tengah

gempa bumi berpotensi tsunami dengan kekuatan magnitudo 6.1 guncang Kabupaten Maluku Tengah sempat membuat panik warga di pesisir pantai.

shutterstock
Ilustrasi Gempa 

TRIBUNCIREBON.COM- Peristiwa gempa bumi berpotensi tsunami dengan kekuatan magnitudo 6.1 guncang Kabupaten Maluku Tengah sempat membuat panik warga di pesisir pantai.

BMKG dalam unggahan di media sosialnya sempat mengimbau warga untuk menjauhi bibir pantai karena gempa bumi di Maluku Tengah ini berpotensi tsunami.

Warga Desa Tehoru Kecamatan Tehoru sempat merasakan kepanikan saat gempa mengguncang wilayah mereka yang berada di bibir pantai.

Jamila Pati, warga Desa Tehoru langsung meninggalkan rumah, bergegas ke dataran tinggi saat gempa bumi itu terjadi.

“Jadi semua warga di sini yang rumahnya di pesisir pantai sudah naik ke gunung semua, di bawah itu yang berjaga-jaga hanya laki-laki,” kata Jamila kepada Kompas.com saat dihubungi via telepon seluler, dikutip dari Kompas.com, Kamis (17/9/2021).

Baca juga: Potensi Tsunami BMKG Meminta Warga Menjauhi Pantai dan Menuju Tempat Tinggi Pasca Gempa Maluku

Rumahnya berada di sekitar bibir pantai. Saat gempa, guncangannya terasa sangat kuat.

"(Gempanya) kuat sekali, takut tsunami. Di depan rumah kan pelabuhan, air sempat pasang surut, jadi kami ketakutan," katanya.

Hal senada dikatakan Siti. Jika Jamila pergi ke hutan dataran tinggi saat gempa di Maluku Tengah itu, Siti pergi mengungsi ke sekolah.

“Jadi semua warga di sini yang rumahnya di pesisir pantai sudah naik ke gunung semua, di bawah itu yang berjaga-jaga hanya laki-laki,” kata Jamila.

Kamsal Kinlihu, warga lainnya juga merasakan ketakutan sat gempa mengguncang wilayah Indonesia timur itu.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved