Breaking News:

Puluhan Ton Ikan Mati di Kuningan

Hindari Bau Amis Ikan di Objek Wisata Waduk Darma, Petani KJA Lakukan Penguburan Bangkai

Hal itu sebagai bentuk pencegahan terhadap pencemaran lingkungan yang mengeluarkan bau amis dari ikan mati tersebut.

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Mumu Mujahidin
Istimewa
Peristiwa kematian puluhan ton ikan milik petani Keramba Jaring Apung (KJA) di perairan Waduk Darma yang terletak di Desa Jagara, Kecamatan Darma, Kuningan. 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Puluhan ton  ikan mati milik petani KJA Waduk Darma di Desa Jagara, Kecamatan Darma, Kuningan Jawa Barat melakukan penguburan ikan secara masal.

Hal itu sebagai bentuk pencegahan terhadap pencemaran lingkungan yang mengeluarkan bau amis dari ikan mati tersebut.

"Banyakan ikan ini jelas merugi. Sebagian ada yang dibagikan, ada yang dijual dengan harga murah dan kebanyakan petani disini lakukan penguburan ikan," kata Uju salah seorang petani di Waduk Darma tadi, Kamis (17/6/2021).

Baca juga: Puluhan Ton Ikan Mati di Waduk Darma Tapi Pemkab Kuningan Disebut Tak Pernah Perhatikan Nasib Petani

Menurutnya, penguburan itu dilakukan di tempat berbeda dan ini sudah menjadi kebiasaan petani ikan KJA.

Namun mengenai kegiatan penjualan ikan mati itu sekedar mengurangi beban kerugian saja.

"Untuk penjualan ikan mati itu hanya mencari kegiatan dan untuk mengurangi beban kerugian saja. Sebab penjualan ikan mati dari harga normal jauh berbeda," katanya.

Mengenai harga ikan segar dalam penjualan itu sebesar Rp 22 ribu / kg.

Namun untuk ikan mati ini hanya seharga Rp 5 ribu per kilonya.

"Dalam penjualan ikan mati ini belum tentu habis di jual semua. Ya kita usaha saja untuk mengurangi beban," katanya. (*)

Baca juga: BREAKING NEWS Puluhan Ton Ikan di Keramba Jaring Ikan Kuningan Mati, Diduga karena Perubahan Cuaca

Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved