Breaking News:

SEMPAT VIRAL, Video Kepala Desa di Kabupaten Bandung Kesulitan Antar Pasien, Semua Rumah Sakit Penuh

Video seorang kepala desa membawa warganya yang sakit dengan menggunakan ambulans namun rumah sakit yang dituju penuh, sempat viral.

Editor: dedy herdiana
Tribunjabar.id/Lutfi Ahmad M
ILUSTRASI: mobil ambulans 

Kata dia, semua pihak harus bekerja sama untuk menangani setiap kasus Covid-19.

Baca juga: Kondisi Desa di Subang yang Lockdown: Tidak Ada Aktifitas di Luar Rumah, Pedagang Tidak Boleh Masuk

"Ini menjadi kewajiban, persoalan tadi, kades bulak balik ke rumah sakit karena memang kondisi rumah sakit penuh, dan kita tidak bisa menghindari," kata Dadang Supriatna, di rumah dinasnya, yang berada di Soreang, Rabu (16/6/2021).

Dadang yang akrab disapa Kang DS ini, dalam kondisi ini juga emosi, tapi tenaga kesehatan juga manusia yang tentu harus perlakukan dengan baik karena takut trauma.

"Tenaga kesehatan ini kita marahi, malah tidak mau melayani, nah ini yang harus dihindari. Kenapa? Karena mereka sama, tenaga manusia yang punya keterbatasan," ujarnya.

Saat ini, Kabupaten Bandung berstatus zona merah. Dia mengaku akan menggelar doa bersama atau istigosah secara virtual di seluruh wilayah kabupaten Bandung.

"Tapi dipusatkan di rumdin, kita akan meminta kepada Allah SWT, bahwa kita sudah ihktiar, syariat sudah kita lakukan dari presiden sampai RT," ucapnya.

Semua RS Wajib Tambah BOR

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan telah menginstruksikan kepada semua rumah sakit di Jawa Barat untuk menambah Bed Occupancy Rate (BOR) atau kapasitas tempat tidur perawatan pasien Covid-19 menjadi sekitar 40 persen dari keseluruhan tempat perawatan.

Ridwan Kamil mengatakan peningkatan keterisian tempat tidur untuk pasien Covid-19 ini terjadi sejak masa libur Lebaran 2021. Padahal selama Ramadan dan Hari Idulfitrinya sendiri, angka keterisiannnya mencapai titik terendah, sampai 29 persen.

"Pada saat hari salat idulfitri, BOR kita di 29 persen, sekarang naik ke 65 persen lebih. Beberapa daerah sudah mendekati 100 persen. Karena itu dalam kedaruratan ini tindakan kita menambahi kapasitas bed di rumah sakit. Dari tadinya hanya 20 persenan untuk Covid-19 sekarang kita minta nambah 30 atau sampai 40 persen," katanya di Bandung, Senin (14/6).

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved