Breaking News:

Pasien Covid-19 di Indramayu Meninggal Dunia di Mobil, Sempat Keliling Cari Rumah Sakit yang Kosong

Petugas Puskesmas Lohbener juga memberikan penanganan seadanya sembari menunggu informasi lebih lanjut soal ketersediaan tempat tidur.

(EPA via AlJazeera)
Staf kesehatan membawa seorang pasien ke dalam rumah sakit Jinyintan, China. Hingga Jumat (24/1/2020) siang waktu setempat, 26 orang di China meninggal akibat virus corona. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Tingkat keterisian rumah sakit di Kabupaten Indramayu yang penuh, membuat pasien terkonfirmasi Covid-19 pun tak bisa masuk ke rumah sakit.

Salah satu pasien Covid-19 meninggal di mobil saat pihak keluarga berkeliling mencari rumah sakit yang kosong.

Kejadian tersebut dialami pasien Covid-19 berinisial K (43) warga Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu pada Selasa (15/6/2021) kemarin.

Ia terkonfirmasi Covid-19 dengan gejala berat.

Pasien mengalami sesak napas berat dan memerlukan perawatan segera.

Kejadian yang dialami pasien tersebut dibenarkan Kepala Puskesmas Lohbener, Uswatun Hasanah saat dikonfirmasi Tribuncirebon.com, Rabu (16/6/2021).

Uswatun Hasanah mengatakan, pihak puskesmas sebenarnya sudah berupaya maksimal mencari rumah sakit yang kosong sebagai tempat rujukan pasien sesuai prosedur.

"Kami menunggu konfirmasi dari rumah sakit bilamana ada yang kosong. Tapi ternyata semua rumah sakit kemarin itu penuh semua," ujar dia.

Uswatun Hasanah menyampaikan, kondisi penuhnya rumah sakit itu sudah ia coba sampaikan kepada keluarga pasien, serta memberi keluarga edukasi.

Petugas Puskesmas Lohbener juga memberikan penanganan seadanya sembari menunggu informasi lebih lanjut soal ketersediaan tempat tidur.

Hanya saja, karena keluarga merasa tidak tega dengan kondisi pasien yang semakin melemah, mereka pun berupaya dengan membawa pasien berkeliling mencari rumah sakit yang kosong dengan mobil pribadi.

Mereka berkeliling rumah sakit mulai dari RS Mitra Plumbon Indramayu, RS Sentra Medika, RS Bhayangkara, RSUD MIS Krangkeng, dan terakhir ke RSUD Indramayu.

Namun, usaha keluarga ternyata sia-sia.

Semua rumah sakit dalam keadaan penuh dan tidak bisa menampung pasien Covid-19 baru.

Pasien yang bersangkutan pun dikabarkan meninggal dunia sebelum mendapat perawatan medis di UGD RSUD Indramayu.

"Karena dari sisi kemanusiaan, mereka kan ada ikatan batin, kami sudah berusaha mencari rumah sakit tapi karena mungkin dari pada menunggu, akhirnya mereka mengupayakan untuk mencari rumah sakit sendiri," ujar dia.

Baca juga: Keterisian Tempat Tidur untuk Rawat Pasien Covid-19 di Indramayu Nyaris 90 Persen, Ini Daftarnya

Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved