Breaking News:

Objek Wisata Kabupaten dan Kota di Jabar yang Zona Merah Dihimbau Tutup Sementara

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Provinsi Jawa Barat, Dedi Taufik, mengatasan sudah menindaklanjuti instruksi Gubernur Jawa Barat

Editor: dedy herdiana
IRNA
Ilustrasi Virus Corona 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Provinsi Jawa Barat, Dedi Taufik, mengatasan sudah menindaklanjuti instruksi Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil untuk membatasi aktivitas pariwisatan di Bandung Raya.

Dedi mengatakan hal tersebut ditindaklanjuti melalui rapat koordinasi dengan Kepala Dinas Pariwisata se-Jawa Barat, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia, Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia, dan Gabungan Industri Pariwisata Indonesia di tingkat Jabar.

Pembahasannya, katanya, berkenaan dengan hasil Rapat Koordinasi Satgas Covid-19 yang menetapkan Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat menjadi zona merah atau kawasan berisiko tinggi penyebaran Covid-19.

Baca juga: Jangan Dulu Main ke Lembang, Pemkab Tutup Semua Objek Wisata di KBB, Imbas Zona Merah Covid-19

Baca juga: Meski Ada Warga Terkonfirmasi Positif Covid-19, Objek Wisata di Subang Kuningan Tetap Buka

“Hal penting yang harus diperhatikan yaitu prioritas keselamatan kemanusiaan dan pencegahan penyebaran Covid-19 dikarenakan tren kenaikan keyerisian tempat tidur di rumah sakit sejak 16 Mei 2021 sampai saat ini terus meningkat,” kata Dedi.

Sesuai instruksi Gubernur, Bupati atau Walikota, sesuai kewenangannya, katanya, diarahkan agar menutup sementara objek wisata di kabupaten dan kota dengan status zona merah satu minggu ke depan.

Selain itu, katanya, perhatian pun ditujukan bagi tempat yang dapat menimbulkan kerumuman seperti hotel, restoran, dan rumah makan, yang diminta selalu secara ketat menerapkan protokol kesehatan, membatasi jumlah pengunjung sesuai level kewaspadaan, dan pembatasan jam operasional.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan alasan Pemerintah Provinsi Jawa Barat meminta wisatawan luar daerah tidak berkunjung dulu ke Bandung Raya selama sepekan ini adalah demi melindungi semua masyarakat.

Menurut Gubernur, upaya tersebut untuk melindungi masyarakat baik di Bandung Raya dan Jawa Barat pada umumnya, serta warga luar Jabar sendiri. Khusus Kota Bandung, katanya, saat ini sudah dikepung zona merah yakni Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat yang berbatasan langsung atau masih dalam satu aglomerasi Bandung Raya.

"Ini kan bukan hal baru, keselamatan jiwa masyarakat adalah nomor satu. Hadi kalau situasinya sudah darurat, maka tindakan menyelamatkan nyawa itu akan jadi pilihan,” ujarnya di sela acara Jabar Punya Informasi (Japri) Pelepasan Ekspor Produk Kelapa Parut Kering di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Rabu (16/6).

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved