Breaking News:

Bupati Panggil Para Direktur Rumah Sakit di Indramayu Setelah Pasien Covid-19 Wafat karena RS Penuh

Kondisinya penuhnya RS ini sampai membuat Nina Agustina menggelar rapat dadakan di Pendopo Indramayu, ia juga memanggil para pimpinan direktur RSUD.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Mumu Mujahidin
Istimewa
Bupati Indramayu, Nina Agustina saat menggelar rapat bersama para direktur RSUD di Pendopo Indramayu 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Penuhnya keterisian tempat tidur atau bed occupancy ratio (BOR) di Kabupaten Indramayu langsung disikapi serius oleh Bupati Indramayu, Nina Agustina.

Terlebih, karena penuhnya rumah sakit tersebut diketahui juga membuat salah seorang pasien Covid-19 meninggal dunia sebelum mendapat perawatan medis.

Padahal, keluarga sudah berupaya dengan membawa pasien berkeliling mencari rumah sakit yang kosong dengan mobil bak terbuka hingga akhirnya pasien tersebut meninggal dunia.

Kejadian itu terjadi pada Selasa (15/6/2021) kemarin.

Kondisinya penuhnya RS ini sampai membuat Nina Agustina menggelar rapat dadakan di Pendopo Indramayu, ia juga memanggil para pimpinan direktur RSUD untuk mengikuti rapat.

Baca juga: Pasien Covid-19 Meninggal di Mobil Bak Terbuka, Keluarga Keliling Cari RS Kosong di Indramayu

Di sana, para direktur RSUD diminta segera menambah tempat tidur dan ruangan untuk merawat pasien Covid-19.

Terlebih, lonjakan kasus Covid-19 masih terus bertambah signifikan sampai dengan sekarang.

Pada hari ini, bahkan ada 55 orang terkonfirmasi positif Covid-19 sehingga total kasus sudah mencapai 9.228 orang.

"Ini sebagai langkah darurat, saat ini harus segera dilakukan penambahan ruangan dan tempat tidur," ujar dia, Rabu (16/6/2021).

Halaman
1234
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved