Breaking News:

Semua Rumah Sakit di Jabar Wajib Tambah Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19, Jangan Sampai Kolaps

Kita harus WFH lagi, mall harus ditutup jam operasionalnya, jalan-jalan juga, kita tidak menginginkan itu berkepanjangan

Editor: Machmud Mubarok
Biro Adpim Jabar
Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil saat meninjau langsung ketersediaan tempat tidur bagi pasien COVID-19 di RSUP Dr. Hasan Sadikin dan Rumah Sakit Khusus Ibu dan Anak (RSKIA), Kota Bandung, Sabtu (12/6/2021) malam. 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan telah menginstruksikan kepada semua rumah sakit di Jawa Barat untuk menambah Bed Occupancy Rate (BOR) atau kapasitas tempat tidur perawatan pasien Covid-19 menjadi sekitar 40 persen dari keseluruhan tempat perawatan.

Ridwan Kamil mengatakan peningkatan keterisian tempat tidur untuk pasien Covid-19 ini terjadi sejak masa libur Lebaran 2021. Padahal selama Ramadan dan Hari Idulfitrinya sendiri, angka keterisiannnya mencapai titik terendah, sampai 29 persen.

"Pada saat hari salat idulfitri, BOR kita di 29 persen, sekarang naik ke 65 persen lebih. Beberapa daerah sudah mendekati 100 persen. Karena itu dalam kedaruratan ini tindakan kita menambahi kapasitas bed di rumah sakit. Dari tadinya hanya 20 persenan untuk Covid-19 sekarang kita minta nambah 30 atau sampai 40 persen," katanya di Bandung, Senin (14/6).

Jangan sampai, katanya, rumah sakit di Jabar kolaps. Karena itu, jangan sampai jadi korban lagi dengan selalu menerapkan protokol kesehatan. Semua orang, katanya, juga sudah jenuh dan sudah bosan, tapi kalau nanti terjadi kedaruratan, yang dirugikan masyarakat juga.

"Kita harus WFH lagi, mall harus ditutup jam operasionalnya, jalan-jalan juga, kita tidak menginginkan itu berkepanjangan. Makanya bantulah penanganan ini dengan 5M. Ditambah kita sedang mengakselerasi vaksinasi," katanya.

Baca juga: Ditunjuk Jadi RS Rujukan Pasien Covid-19, Satgas di RSUD MIS Krangkeng Indramayu Ungkap Kendalanya

Baca juga: Dalam 3 Hari 7 Orang Meninggal Dunia karena Covid-19 di Majalengka, Jumlah Kasus Terus Meningkat

Baca juga: Lonjakan Kasus Covid-19 di Indramayu Mulai Serius Bupati Bakal Evaluasi PPKM Mikro, Ini Kata Nina

Ridwan Kamil mengatakan telah menemani Presiden RI Jokowi di Bekasi unruk meninjau vaksinasi massal. Jokowi sangat senang dengan menemukan pola pemberian vaksinasi, yaitu di stadion. 

"Menurut beliau vaksinasi di stadion itu bisa massal, outdoor, sehingga akan dimaksimalkan khususnya zona rawan seperti Bodebek dan Bandung Raya sesuai kasus harian," katanya.

Penyebaran Covid-19 di Jabar, katanya, kini berasal dari klaster keluarga. Hal ini disebabkan sejak libur Lebaran, interaksi antarkeluarga kembali meningkat.

"Klasternya mayoritas keluarga. Jadi kalaupun tidak mudik, ada kunjungan ke rumah-rumah tinggi. Kalau di Jateng kan klaster ziarah yang Kudus itu," katanya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved