Breaking News:

Prabowo Lakukan Ini Kepada Pendukungnya yang Kecewa Saat Dirinya Setuju Jadi Menteri Jokowi

Terungkap alasan sebenarnya, Prabowo Subianto mau menjadi Menteri Pertahanan di Era Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Penulis: Mutiara Suci Erlanti | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Kompas.com
Prabowo Subianto 

Prabowo bercerita, Abraham Lincoln ketika menang, memilih salah satu lawan dia untuk bergabung di pemerintahan.

"Kenapa anda memilih saya? Anda tahu saya tak suka anda. Lincoln menjawab saya tahu anda tak suka saya, saya pun tidak suka anda. Tapi, saya tahu anda cinta Amerika dan saya cinta Amerika. Jadi kenapa tidak kita kerja sama untuk Amerika," kata Prabowo menceritakan.

Deddy Corbuzier pun bertanya apakah tidak ada ego yang diturunkan. Prabowo pun memberi jawaban lugas.

"Kalau kecewa pasti ada, manusiawi. Tapi kan kita komitnya untuk mengabdi untuk merah putih. Saya juga lihat Pak Jokowi di lingungannya juga banyak yang enggak setuju ajak saya jadi Menteri Pertahanan,"

Deddy Corbuzier mengatakan saat Jokowi memilih Prabowo sebagai Menteri Pertahanan artinya dia menurunkan egonya sendiri.

"Makanya, kita untuk merah putih. Kita kasih pelajaran itu. Bayangkan kalau pemimpin karena egonya untuk jabatan, jabatan itu tanggung jawab loh," jawab Prabowo.

Tetapi, saat Prabowo setuju menjadi Menteri Pertahanan di Era Jokowi banyak pendukungnya merasa kecewa dan marah.

"Kita harus berani menjelaskan. Saya jelaskan ke pengikut-pengikut saya. Saya cerita di partai saya saya ceritakan tentang sejarah tadi. Saya yakin pak Jokowi bekerja untuk merah putih.,"

"Dua kali dia menang kan, saya bilang saya yakin di dalam hatimu merah putih, pancasila, karena itu saya mendukung bapak," jels Prabowo. (Tribuncirebon.com/Mutiara)

Diberitakan sebelumnya, Prabowo Subianto dua kali bertarung dengan Jokowi dalam Pilpres 2014 dan Pilpres 2019.

Halaman
123
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved