Breaking News:

Kantor Inspektorat Kota Tasikmalaya Ditutup, Semua Karyawan Diswab, Ternyata Gara-gara Ini

Antisipasi terjadinya Klaster Covid-19, kantor Inspektorat Kota Tasikmalaya, ditutup dan seluruh karyawan bertugas secara WFH (work from home).

Editor: dedy herdiana
IRNA
Ilustrasi Virus Corona 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman

TRIBUNCIREBON.COM, TASIKMALAYA - Antisipasi terjadinya Klaster Covid-19, kantor Inspektorat Kota Tasikmalaya, ditutup dan seluruh karyawan bertugas secara WFH (work from home).

Penutupan kantor Inspektorat yang berlokasi di komplek perkantoran Bale Kota, menyusul adanya seorang ASN terkonfirmasi positif Covid-19.

Plt Wali Kota Tasikmalaya, Muhammad Yusuf, mengungkapkan, pihaknya memerintahkan penutupan kantor Inspektorat, Senin (14/6).

Baca juga: Kasus Melonjak Pemkab Majalengka akan Tambah Kapasitas Tempat Tidur Isolasi Pasien Covid-19

Baca juga: 418 Pasien Jalani Perawatan, Majalengka Jalani Masa PPKM Tahap 8

Namun penutupan tampaknya baru efektif Selasa (14/6) karena Senin ini dilaksanakan swab test massal seluruh karyawan.

"Untuk mencegah terjadinya klaster, saya perintahkan kantor Inspektorat ditutup saja dulu, dan dilakukan sterilisasi di seluruh ruangan," kata Yusuf, di Bale Kota.

Penutupan akan berlangsung beberapa hari ke depan, selain menunggu proses sterilisasi tuntas, juga diharapkan hasil swab test seluruh karyawan sudah ada.

"Seluruh karyawan dipersilakan melakukan tugasnya di rumah masing-masing dengan sistem WFH," ujar Yusuf.

Seorang ASN yang terapapar Covid-19 dari kantor Inspektorat, saat ini menjalani isolasi mandiri di rumahnya.

"Tidak diisolasi di rumah sakit karena positif tanpa gejala, dengan kondisi kesehatan yang baik. Namun tetap dalam pantauan Dinas Kesehatan," ujar Yusuf. (firman suryaman)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved