Breaking News:

Ada Pembatalan Pemberangkatan Jemaah Haji, Pendaftaran Haji di Kemenag Majalengka Terus Mengalir

Pendaftaran untuk calon haji di kantor Kementerian Agama (Kemenag) Majalengka masih banyak setiap harinya.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Kantor Kemenag Majalengka 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA- Meskipun sudah dua tahun ada pembatalan pemberangkatan haji karena Covid-19, pendaftaran untuk calon haji di kantor Kementerian Agama (Kemenag) Majalengka masih banyak setiap harinya.

Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Majalengka, Moh Mulyadi melalui Kasubag TU, Hasan Sarip mengungkapkan, pihaknya setiap hari terus membuka pendaftaran untuk para calon tamu Allah.

Menurutnya, tidak ada pembatasan jumlah yang mendaftar setiap harinya.

Baca juga: Begini Keputusan Arab Saudi soal Ibadah Haji 2021, Putusan Didasari Keselamatan dan Keamanan Jemaah

“Kalau sebelumnya ada pembatasan jumlah yang daftar setiap harinya, kini tidak lagi. Setiap hari pelayanan terpadu satu pintu untuk haji tetap buka,” ujar Hasan saat dikonfirmasi, Senin (14/6/2021).

Hasan yang juga Plt Kasi Urusan Haji dan Umrah Kemenag Majalengka menyampaikan, antrean haji untuk Majalengka yang daftar saat ini mencapai 19 tahun.

”Jadi kalau daftar sekarang, maka diperkirakan bisa berangkat pada tahun 2040,” ucapnya.

Baca juga: Daftar Tunggu Ibadah Haji di Indramayu Tahun Ini Sampai 21 Tahun Lamanya

Sedangkan, syarat usia yang bisa daftar untuk menunaikan ibadah haji kini minimal 12 tahun.

“Jadi kalau sebelumnya syarat minimal daftar haji itu 17 tahun, kini cukup 12 tahun saja. Karena itu, tidak sedikit para orang tua yang mendaftarkan haji untuk anaknya,” jelas dia.

Dijelaskan Hasan, jumlah pendaftar calon haji pada Mei 2021 lalu sebanyak 50 orang. Lalu, pada April 2021 mencapai 73 orang.

Kini, pihaknya juga terus melakukan sosialisasi Keputusan Menteri Agama (KMA)  No. 660  tentang Pembatalan Pemberangkatan Haji tahun 2021 kepada masyarakat.

Pihaknya terus mensosialisasikan keputusan pembatalan dengan melibatkan para Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) sebagai pos pelayanan haji di tingkat kecamatan, para penyuluh agama dan pengurus Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH ) se-Kabupaten Majalengka serta Ikatan Persaudaraan Haji (IPHI).

“Keputusan pemerintah untuk tidak memberangkatkan calon haji karena masih masa pendemi Covid-19, serta demi keselamatan umat, dan bukan lantaran  alasan lainnya,” katanya.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved