Breaking News:

Keterisian Ruang Rawat Covid-19 di Rumah Sakit di Jabar Terus Meningkat, Begini Kata Marion Siagian

Angka keterisian rumah sakit atau bed occupancy rate (BOR) perawatan pasien Covid-19 di Jawa Barat terus meningkat.

Kolase Tribun Jabar
RSHS Bandung dan Ilustrasi Virus Corona 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Angka keterisian rumah sakit atau bed occupancy rate (BOR) perawatan pasien Covid-19 di Jawa Barat terus meningkat.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat pun kembali bersiap menggunakan kembali ruang perawatan dan isolasi tambahan.

Ketua Divisi Penanganan Kesehatan pada Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Jabar, Marion Siagian, mengatakan rata-rata penambahan kasus positif Covid-19 di wilayah Jawa Barat dalam sepekan terakhir sejak awal Juni 2021, mencapai di atas 1.000 kasus per harinya.

Baca juga: Ruang Rawat Pasien Covid-19 di RSUD Al Ihsan Kab Bandung Penuh 100 Persen, Banyak Klaster Keluarga

Baca juga: 27 Warga Cidadap Bandung Barat Positif Covid-19, Pasien Serentak Alami Batuk dan Flu

"Rata-rata di minggu terakhir ini kita mencapai di atas 1.000 kasus per hari. Jadi sebelumnya di Maret dan April (2021) kita tidak mencapai di atas 1.000, sempat turun. Tapi di minggu ini pertambahan kasus setiap hari di atas 1.000," kata Marion di Gedung Sate, Jumat, (11/6).

Menurut Marion, jika melihat perkembangan terbaru dari kasus yang terkonfirmasi positif Covid-19, Jawa Barat mengalami fluktuasi penambahan kasus harian, namun cenderung meningkat.

"Jadi kami mencatat dari tanggal 28 Mei atau 15 hari setelah Lebaran tahun ini kasus positif Covid-19 sudah meningkat ada 1.200 kasus, turun jadi 800-an kasus. Tapi rata-rata di minggu terakhir ini kita mencapai di atas 1.000," kata dia.

BOR rumah sakit di Provinsi Jawa Barat, katanya, saat ini sudah melebihi standar WHO yakni di atas 60 persen.

Hal ini harus menjadi perhatian berbagai pihak karena meningkat 1 sampai 2 persen setiap harinya, dari awal Mei yang masih sekitar 30 persen.

"Dan tadi malam BOR di Jabar itu sebesar 62,65 persen. Kalau dibandingkan minggu lalu ini pertambahannya tinggi. Sehari nambahnya dua tiga persen. Dan ini sudah melebihi standar dari WHO. WHO itu sebesar 60 persen," kata dia.

Dengan kondisi tersebut, kata Marion, jika merujuk pernyataan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil maka Jabar Siaga 1 terhadap Covid-19. Karenanya, semua pihak harus bergerak.

"Kalau Pak Gubernur Jabar bilang ini sudah siaga karena kita tidak ingin pasien-pasien ini tidak mendapatkan layanan medis di rumah sakit karena BOR kita penuh semua," kata dia.

Ia mencontohkan Kota Bandung memiliki kapasitas tempat tidur perawatan pasien Covid-19 bergejala ringan atau hijau terdapat 947 tempat tidur, dan sudah terisi 767.

"Kemudian yang kuning 544 itu sudah terisi 474, yang merah 79 sudah terisi 65. Coba dibayangkan, sekarang di IGD rumah sakit banyak yang sedang menunggu apakah akan dimasukkan ke ruangan gejala ringan, sedang atau berat," katanya.

Editor: dedy herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved