Breaking News:

Guru Susan Tetap Ngebet Ingin Ketemu Presiden Jokowi, Kondisinya Membaik, Alami Lumpuh Usai Divaksin

Susan Antela (31) guru asal Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, yang alami lumpuh dan buta usai divaksin masih ngebet ingin bertemu Presiden Jokowi

Editor: dedy herdiana
Tribun Jabar/M Rizal Jalaludin
Susan Antela (31) guru asal Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, yang alami lumpuh dan buta usai divaksin dan kini, Jumat (11/6/2021) kondisinya sudah berangsur membaik, masih ngebet ingin bertemu Presiden Joko Widodo ( Presiden Jokowi). 

Laporan Wartawan Tribunjabar.id M Rizal Jalaludin

TRIBUNCIREBON.COM, SUKABUMI - Susan Antela (31) guru asal Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, yang alami lumpuh dan buta usai divaksin dan kini kondisinya sudah berangsur membaik, masih ngebet ingin bertemu Presiden Joko Widodo ( Presiden Jokowi).

Saat ditemui di rumahnya, Kampung Pasir Talaga RT 03 RW 06 , Desa Cicadas, Kecamatan Cisolok, Guru Susan mengatakan, ia sudah bisa berdiri, berbicara dan penglihatannya sudah mulai fokus.

"Alhamdulillah ya lebih baik dari yang sebelumnya dan mudah-mudahan lebih baik setiap harinya sehingga proses kesembuhan itu tidak lama.

Baca juga: Kondisi Terkini Guru Susan yang Lumpuh dan Buta Usai Divaksin, Adik Ungkap Mulai Kaki hingga Matanya

Kebahagiaan terpancar dari raut muka Susan Antela (31) guru yang alami kelumpuhan usai vaksin, asal Kampung Pasir Talaga RT 03 RW 06 , Desa Cicadas, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat saat mendapatkan bantuan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi), Selasa (4/5/2021).
Kebahagiaan terpancar dari raut muka Susan Antela (31) guru yang alami kelumpuhan usai vaksin, asal Kampung Pasir Talaga RT 03 RW 06 , Desa Cicadas, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat saat mendapatkan bantuan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi), Selasa (4/5/2021). (Tribun Jabar/M Rizal Jalaludin)

Kondisi saat ini sudah mulai bisa berdiri, terus sudah mencoba berjalan meskipun dipapah belum bisa sendiri, terus dari segi penglihatan sudah mulai bisa fokus meskipun dari warna masih belum bisa menyebutkan warna secara benar, hanya warna-warna tertentu saja," kata Susan, Jumat (11/6/2021).

Ia mengatakan, dokter melarang dirinya mengkonsumsi makanan pedas, asem, makanan yang mengandung pecin atau penyedap rasa, serta tidak diperbolehkan mengkonsumsi makanan intans, seperti mie.

"Yang dikonsumsi buah-buahan, terus daging, terus sayur. Itu dari dokter satu ke dokter lainnya pasti ada kata gini, tetehnya yang harus semangat karena ini berkaitan dengan saraf, obat apapun yang bagus kalau tetehnya gak semangat insya Allah akan lama," jelasnya.

"Dan alhamdulillah berkat doa, suport dan dukungan dari semuanya itu yang membuat Susan itu semangat ingin sembuh, saya awalnya sembuh, jadi saya itu harus sembuh lagi," ucapnya.

Baca juga: Ingin Sembuh Guru Susan Tak Sabar Mau Bertemu Presiden Jokowi untuk Berterima Kasih atas Bantuannya

Menurutnya, ia telah menjalani terapi sebanyak sekitar 10 kali. Keinginannya untuk bertemu Presiden Jokowi pun masih ada.

Karena diketahui, saat awal alami kelumpuhan, Susan sangat ingin bertemu Jokowi ketika sembuh.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved