Breaking News:

Tilang Elektronik di Cirebon Ternyata Ditunda, Apa Sih Alasannya? Hal Ini Jadi Penyebabnya

Kasat Lantas Polres Cirebon Kota, AKP La Ode Habibi Ade Jama, mengakui tim tersebut menemukan kendala teknis di lapangan.

tribunjabar
Alat pengukur kecepatan yang dipasang di Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung. Alat ini akan merekam kecepatan kendaraan yang melintas. Jika melebihi kecepatan akan dikenai tilang. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Eletronic Traffic Law Enforcement (E-TLE) atau tilang elektronik rencananya diberlakukan di Kota Cirebon mulai hari ini.

Namun, rencana tersebut ditunda setelah Tim Korlantas Mabes Polri menemukan kendala saat mengecek persiapannya.

Kasat Lantas Polres Cirebon Kota, AKP La Ode Habibi Ade Jama, mengakui tim tersebut menemukan kendala teknis di lapangan.

Di antaranya, kamera ia tilang elektronik yang telah dipasang untuk mengawasi pengendara masih goyang saat diterpa angin.

"Akibatnya, gambar yang ditangkap hasilnya blur atau tidak jelas," kata La Ode Habibi Ade Jama melalui pesan singkatnya, Kamis (9/6/2021).

Ia mengatakan, Kota Cirebon yang merupakan daerah pesisir membuat terpaan anginnya cukup kencang.

Karenanya, Tim Korlantas Mabes Polri menyarankan agar kamera tersebut dipasang lebih kencang agar tidak goyang.

"E-TLE ini gambarnya harus jelas, dari tipe kendaraannya, pelat nomor, hingga jenis pelanggarannya," ujar La Ode Habibi Ade Jama.

Habibi menyampaikan, Tim Korlantas Mabes Polri bakal membahas kembali hasil temuan lapangan pada hari ini.

Pertemuan tersebut diagendakan untuk mengevaluasi bersama seluruh temuan pengecekan di lapangan.

"Kami telah memasang 6 kamera tilang elektronik dan 10 kamera pemantau untuk mendukung E-TLE di Kota Cirebon," kata La Ode Habibi Ade Jama.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved