Breaking News:

Info Gempa Bumi dan Tsunami

Potensi Gempa Magnitudo 8,6 & Tsunami 18 Meter, Kepala BMKG Cek Jalur Evakuasi di Tambakrejo Blitar

Cek jalur evakuasi ini dilakukan mengingat Blitar memiliki potensi gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 8,6 yang bisa menimbulkan tsunami setinggi 18

NET
Ilustrasi tsunami. Tsunami setinggi 18 meter berpotensi terjadi saat gempa berkekuatan 8,6 mengguncang Blitar dan sekitarnya. 

TRIBUNCIREBON.COM, BLITAR -Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika ( BMKG ) Dwikorita melakukan susur jalur evakuasi tsunami di Pantai Tambakrejo, Blitar, Jawa Timur, belum lama ini.

Cek jalur evakuasi ini dilakukan mengingat Blitar memiliki potensi gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 8,6 yang bisa menimbulkan tsunami setinggi 18 meter.

Dalam kegiatan itu, ia mengajak berbagai pemangku kepentingan seperti unsur pemerintah daerah, otoritas penanggulangan bencana, masyarakat dan lainnya untuk menilik secara langsung jalur evakuasi.

"Kami di sini memberikan pedoman panduan skenario terburuk yaitu apabila terjadi gempa berdasarkan kajian ilmiah paling buruk," kata Dwikorita sebagaimana dilansir dari situs bmkg.go.id. 

Kepala BMKG mengatakan terdapat potensi gempa bumi di sekitar Tambakrejo, Blitar, dengan magnitudo 8,6 dan tsunami setinggi 18 meter.

Potensi tersebut didapatkan dari kajian BMKG. Lewat hasil kajian itu, digunakan sebagai acuan untuk menerapkan mitigasi skenario terburuk dari dampak bencana yang ditimbulkan.

Baca juga: Duh, Warga Pesisir Blitar Cuma Punya 16 Menit Selamatkan Diri, Andai Gempa M 8,7 Picu Tsunami 18 M

Baca juga: Gempa Dini Hari Tadi Goyang Blitar, Sebelumnya Guncang Wilayah Jatim Lainnya, BMKG Beri Penjelasan

Baca juga: Gempa Baru Saja Menggoyang Blitar Jatim Tadi Pagi, Pusat Lindu di Laut Selatan, BMKG Beri Penjelasan

Menurut Dwikorita, apabila mitigasi atas skenario terburuk itu dapat diterapkan maka ketika masyarakat menghadapi bencana yang levelnya di bawah itu maka akan lebih siap lagi karena cenderung lebih ringan.

"Kemungkinan terburuk tsunami terjadi 18 meter di Pantai Tambakrejo Blitar ini. Kita lacak menelusuri jalur evakuasi. Kepala BPBD, camat, Kapolres, Polair, TNI dan semuanya sudah menyiapkan antisipasi kemungkinan-kemungkinan tersebut, sudah siapkan jalurnya dan siapkan prosedur evakuasi setiap 10 rumah, yang jalan kaki, naik motor, cara tercepat mencapai selamat," kata dia.

Kepala BMKG Dwikorita melakukan susur jalur evakuasi tsunami di Pantai Tambakrejo, Blitar, Jawa Timur, belum lama ini.
Kepala BMKG Dwikorita melakukan susur jalur evakuasi tsunami di Pantai Tambakrejo, Blitar, Jawa Timur, belum lama ini. (bmkg.go.id)

Di tempat yang sama, Kepala BPBD Kabupaten Blitar, Achmad Cholik, mengatakan pihaknya menyiapkan sistem mitigasi bencana di Pantai Tambakrejo, Blitar, dengan mengadopsi sistem klaster Dasawisma yang biasa diterapkan Posyandu dan PKK.

"Dasawisma ini disusun untuk anggota 10 rumah. Ini bagaimana yang kita susun misalnya setiap 10 rumah ada mobil siaga yang ketika terjadi bencana maka setiap 10 rumah itu mobil dapat mengangkut orang tua, ibu hamil dan anak-anak," kata dia.

"Ini akan membuat evakuasi dilakukan secepat mungkin, yang jalan kaki akan kita arahkan ke pesanggrahan. Langkah percepatan evakuasi yang biasa dilakukan kalangan ibu-ibu ini harus kita perhatikan. Kita tidak bisa melupakan desa darurat ini justru ibu-ibu yang paling tangguh. Kita manfaatkan dasawismanya ini untuk mengorganisir anggota keluarganya," kata dia.

Penulis: Machmud Mubarok
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved