Breaking News:

Virus Corona

Pasien Positif Covid-19 di Garut Terpaksa Diantar Naik Motor, Ogah Diantar Pakai Ambulans Karena Ini

Seorang warga yang positif Covid-19 terpaksa diantar menggunakan sepeda motor karena menolak diantar menggunakan ambulans.

Istimewa
Seorang warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Garut terpaksa diantar menggunakan sepeda motor karena menolak diantar menggunakan ambulans 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Garut, Sidqi Al Ghifari

TRIBUNCIREBON.COM, GARUT - Seorang warga yang positif Covid-19 terpaksa diantar menggunakan sepeda motor karena menolak diantar menggunakan ambulans.

Peristiwa tersebut terjadi di Desa Cisewu Kecamatan Cisewu Kabupaten Garut, Jawa Barat, Kamis (10/6/2021).

Kepala Desa Cisewu, Udan Rukmana mengatakan bahwa pasien sebelumnya mengalami beberapa gejala lalu diperiksa di Puskesmas Cisewu lalu terkonfirmasi positif Covid-19.

Baca juga: Imbas Pandemi Covid-19, Pengusaha Las di Kuningan Jual Rongsok Demi Lunasi Gaji Karyawan

"Pasien menolak diantar menggunakan ambulan karena beralasan takut membuat tetangganya gempar dan ribut, saya menyesalkan alasan pasien tersebut, ini virus berbahaya harus ditangani dengan ketat," ucapnya saat dihubungi Tribunjabar.id.

Udan mengatakan saat di puskesmas pihaknya sudah mencoba membujuk pasien tersebut agar diantar pulang menggunakan ambulans namun pasien bersikukuh menolak.

"Sudah dibujuk sama koramil pasien keukeuh tidak mau, maunya diantar pakai motor, alesannya tidak masuk akal, bagaimana kalo virusnya menyebar di setiap jalan yang ia lalui," ungkapnya

Baca juga: Percepat Penanganan Covid-19, Ribuan Warga Divaksin Lewat Metode Drive Thru dan Walk In

Akhirnya pasien diantar menggunakan sepeda motor oleh salah seorang petugas puskesmas ber-APD lengkap. 

"Pasien harus menjalani isolasi mandiri di rumahnya, ini tetap beresiko, kita sedang menyiapkan tempat isolasi khusus," kata Udan.

Saat ini, pemerintah Desa Cisewu sedang menyiapkan tempat isolasi khusus untuk warga yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Dalam minggu ini sebanyak 26 warga Desa Cisewu yang tersebar di beberapa Rukun Warga terkonfirmasi positif Covid-19.

Data jumlah pasien Covid-19 di Kabupaten Garut per hari Selasa tanggal 9 Juni mencapai 11.409 kasus konfirmasi.

Dari jumlah tersebut 1.452 menjalani isolasi mandiri, 409 menjalani isolasi di rumah sakit, 9.048 sembuh dan 500 meninggal dunia.(*)

Editor: Mutiara Suci Erlanti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved