Breaking News:

RSHS Bandung Dikabarkan Overload Pasien Covid-19, Ambulans Antre di Lobby IGD, Ini Penjelasannya

Plh Direktur Medik, Keperawatan, dan Penunjang RSHA Bandung, Yana Akhmad, mengatakan benar di RSHS terutama di IGD ada peningkatan kasus Covid-19

ISTIMEWA
Ilustrasi penanganan pasien covid-19 di RS Kuningan. 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Di media sosial ramai beredar kabar penambahan pasien Covid-19 di Bandung sangat luar biasa sehingga UGD Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung overload.

Tidak hanya kabar RSHS overload saja, beberapa pasien dikabarkan meninggal dunia di UGD.

Kabar tersebut pun menyatakan pasien dan ambulans dari luar daerah mengantre di luar dan lobby UGD.

Menanggapi kabar tersebut, Plh Direktur Medik, Keperawatan, dan Penunjang Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Yana Akhmad, mengatakan benar bahwa di RSHS terutama di IGD ada peningkatan kasus Covid-19.

Kondisi penjagaan lokasi vaksinasi perdana Covid-19 di depan Gedung Parahyangan RSUP Hasan Sadikin, Kota Bandung, Kamis (14/1/2021).)
Kondisi penjagaan lokasi vaksinasi perdana Covid-19 di depan Gedung Parahyangan RSUP Hasan Sadikin, Kota Bandung, Kamis (14/1/2021).) (Tribunjabar.id/Muhamad Syarif Abdussalam)

Namun suasana tidak segenting seperti informasi yang baru-baru ini beredar. Kondisi masih terkendali dan seluruh pasien dapat dilayani.

"Peningkatan tidak terjadi secara drastis dalam waktu yang singkat, melainkan sedikit demi sedikit sudah terlihat sejak pertengahan Mei 2021," katanya melalui ponsel, Rabu (9/6).

Kapasitas Gedung Kemuning (ruang rawat inap khusus Covid-19) katanya, sampai saat ini masih tersedia.

Masyarakat dihimbau untuk tidak panik namun tetap waspada dengan tetap mematuhi protokol kesehatan, tidak keluar rumah jika tidak terlalu penting dan selalu menjaga kebersihan serta kesehatan lingkungan.

Adapun bed occupancy rate atau keterisian rumah sakit di RSHS sampai 9 Juni 2021, katanya, dari 224 tempat tidur yang tersedia, yang terisi baru 112 tempat tidur atau 54,46 persen.

Berdasarkan keparahan gejala pasiennya, kamar zona merah atau ICU yang terisi adalah 86,88 persen dari total dari 40 tempat tidur.

Baca juga: Mobil Ambulans Antre Masuk ke RS Al Ihsan, Disebut Bawa Pasien Covid-19, Ini Kata Pihak RS

Baca juga: Sisa 14 Tempat Tidur Pasien Covid-19 di RSUD Al Ihsan Jawa Barat, 137 Bed Terisi

Editor: Mumu Mujahidin
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved