Breaking News:

Petani di Majalengka Masih Keluhkan Pupuk, Rogoh Kocek Lebih Dalam Demi Beli Pupuk

Sejumlah petani di Kecamatan Sindang mengatakan, pupuk masih menjadi permasalahan yang banyak dikeluhkan oleh petani di daerahnya.

Penulis: Eki Yulianto
Editor: Mumu Mujahidin
Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Petani yang berada di Kecamatan Sindang dan Argapura, Kabupaten Majalengka sedang bercocok tanam. Mereka masih keluhkan soal sulitnya mendapatkan pupuk bersubsidi. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON, MAJALENGKA - Ketersediaan pupuk masih menjadi permasalahan yang banyak dihadapi petani berbagai daerah di Kabupaten Majalengka.

Mereka mengaku masih sering kesulitan untuk membeli pupuk bersubsidi di wilayahnya.

Di dorong oleh kebutuhan, petani terpaksa membeli pupuk non subsidi yang harganya jauh lebih mahal.

Petani sering kesulitan untuk membeli pupuk bersubsidi karena berbagai alasan, mulai belum memiliki kartu tani hingga kuota yang terbatas.

Akibatnya petani terpaksa harus merogoh kantong lebih dalam untuk mendapatkan pupuk.

“Mau bagaimana lagi, sudah terlanjur menanam, sementara pupuknya tidak ada, ya terpaksa beli pupuk non subsidi,” ujar Oman (37), petani di Desa Bayureja, Rabu (9/6/2021).

Menurut dia, aturan sistem zonasi pupuk membuat petani kesulitan mendapatkan pupuk karena dibatasi wilayah.

Sehingga perlu dievaluasi kembali agar petani tak lagi menghadapi kendala tersebut.

Baca juga: Samin Asal Majalengka Dulu Kerja Kantoran, Kena PHK Covid-19, Kini Dia Nyangkul di Sawah Jadi Petani

“Aturan zonasi pupuk tersebut menjadi masalah yang dihadapi, belum lagi dengan keharusan memiliki kartu tani untuk bisa mendapatkan pupuk,” ucapnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved