Breaking News:

Firli Bahuri dkk Tak Hadir, Komnas HAM Beri Kesempatan Kedua bagi Pimpinan KPK Klarifikasi Soal TWK

Sedianya pimpinan KPK Firli Bahuri dkk akan datang pada Selasa (8/6/2031) hari ini di Komnas HAM untuk bisa mengklarifikasi terkait TWK

KOMPAS.com/ABBA GABRILLIN
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

TRIBUNCIREBON.COM, JAKARTA - Sedianya pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi ( pimpinan KPK) Firli Bahuri dkk akan datang pada Selasa (8/6/2031) hari ini di Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) untuk bisa mengklarifikasi terkait dugaan pelanggaran HAM dalam asesmen Tes Wawasan Kebangsaan ( TWK). 

Namun ternyata, para pimpinan KPK itu tidak mengindahkan pemanggilan Komnas HAM.

Ketidakhadiran Firli setelah Komnas HAM mendapat surat permintaan klarifikasi pada Senin (7/6/2031) terkait maksud tujuan Komnas HAM ingin memeriksa pimpinan KPK.

Atas ketidakhadiran para pimpinan KPK itu, Komnas HAM memberikan kesempatan kedua bagi pimpinan KPK untuk bisa mengklarifikasi terkait dugaan pelanggaran HAM dalam asesmen TWK.

Baca juga: Firli Bahuri Dkk Enggan Hadiri Undangan, Ketua Komnas HAM: Jika Tak Hadir, Yang Rugi KPK Sendiri

Baca juga: Pimpinan KPK Tak Penuhi Panggilan Komnas HAM Hari Ini, Total 10 Surat Sudah Dilayangkan

"Jadi kalau hari ini pimpinan KPK belum datang, kami tetap memberikan kesempatan, haknya untuk memberikan info dan keterangan tambahan kepada kami," kata Komisioner Komnas HAM Choirul Anam di kantornya, Selasa (8/6/2021).

Anam menyampaikan, pihaknya memberi kesempatan kedua bagi pimpinan KPK pada Rabu (9/6/2021) untuk memberikan klarifikasi terkait polemik TWK

Keterangan Firli dkk dianggap penting, agar informasi yang diperoleh Komnas HAM tidak sepihak dari 75 pegawai yang gagal TWK.

"Kami membuka diri untuk itu dan besok, besok ada pemeriksaan. Jadi beberapa pihak yang kami panggil itu berkomitmen datang ke Komnas HAM, mulai jam 10 sampai selesai," ucap Anam.

Baca juga: Kuliah Umum Virtual Tentang KPK di USU Tiba-tiba Memunculkan Video Porno dan Lagu Ed Sheeran

Baca juga: Rocky Gerung dan Rizal Ramli Ditantang DPR untuk Dialog Terbuka Bicara Soal Kontroversi Dana Haji

Dalam mengusut dugaan pelanggaran HAM dalam pelaksanaan TWK, lanjut Anam, pihaknya telah memeriksa 19 pegawai KPK

Serta telah menerima tiga dokumen yang berkaitan dengan TWK.

"Tim telah melakukan serangkaian penyelidikan dengan meminta keterangan 19 orang pegawai KPK, serta menerima sejumlah dokumen dari pengadu sebanyak tiga bundel," ujar Anam.

Anam menjelaskan, pihaknya juga telah melakukan pemetaan keterangan dan informasi berdasarkan hasil pemeriksaan, antara lain terkait kronologi proses TWK, landasan hukum TWK, prosedur pelaksanaan alih status dan TWK, substansi pertanyaan, background pekerjaan, tugas dan fungsi pokok, serta konteks kasus itu sendiri. 

"Hal ini juga diharapkan menjernihkan permasalahan tersebut sebagai peristiwa pelanggaran HAM atau tidak," tegas Anam.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Komnas HAM Berikan Kesempatan Kedua Bagi Pimpinan KPK Klarifikasi Polemik TWK, https://www.tribunnews.com/nasional/2021/06/08/komnas-ham-berikan-kesempatan-kedua-bagi-pimpinan-kpk-klarifikasi-polemik-twk.

Editor: dedy herdiana
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved