Breaking News:

DPPKB Kota Cirebon Optimistis Raperda Ketahanan Keluarga Selaraskan Banyak Hal

Terutama menyelaraskan antara jumlah penduduk, pembangunan, dan ekonomi di Kota Cirebon.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Tribuncirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Suasana rapat Pansus DPRD Kota Cirebon dan Tim Asistensi Pemkot Cirebon mengenai Raperda tentang Ketahanan Keluarga di Ruang Rapat Serbaguna DPRD Kota Cirebon, Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, Senin (7/6/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Cirebon, Suwarso Budi Winarno, mengaku optimis Raperda tentang Ketahanan Keluarga dapat menyelaraskan banyak hal.

//

Terutama menyelaraskan antara jumlah penduduk, pembangunan, dan ekonomi di Kota Cirebon.

“Parameternya itu tetap tidak jauh dari kesetaraan dan kesejahteraan keluarga," ujar Suwarso Budi Winarno saat ditemui usai rapat Pansus DPRD Kota Cirebon dan Tim Asistensi Pemkot Cirebon mengenai Raperda tentang Ketahanan Keluarga di Ruang Rapat Serbaguna DPRD Kota Cirebon, Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, Senin (7/6/2021).

Di antaranya, meningkatnya sumber daya keluarga, mampu membiayai segala kebutuhan keluarga, dan lainnya.

Ia mengatakan, Raperda tentang Ketahanan Keluarga juga bisa menyinggung soal batas membatasi dan mengatur kelahiran. 

Bahkan, menurut dia, termasuk pembinaan terhadap calon pengantin yang harus dilakukan dari keluarganya masing-masing.

"Ada muatan-muatan yang membuat masyarakat membangun akses mendapatkan pengetahuan sehingga keluarga menjadi lebih berkualitas," kata Suwarso Budi Winarno.

Sementara Ketua Pansus Raperda tentang Ketahanan Keluarga DPRS Kota Cirebon, Cicih Sukaesih, mengatakan, raperda itu merupakan implementasi dari undang-undang.

Selain itu, selaras denhan Perda Nomor 9/2014 tentang Penyelenggaraan Pembangunan Ketahanan Keluarga Provinsi Jabar.

Namun, ia mengakui terdapat beberapa poin dalam raperda yang masih dalam tahap pembahasan pansus dan tim asistensi.

Di antaranya, pembekalan tentang ibu dan anak dalam menjalankan visi keluarga, hidup bertetangga dan berbudaya, pendidikan dasar keluarga, tanggung jawab pemerintah dalam menjamin kehidupan anak yatim piatu, serta lainya.

"Kami juga masih membahas tentang pemanfaatan CSR untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga di Kota Cirebon," ujar Cicih Sukaesih.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved