Breaking News:

DPRD Majalengka Dukung Penuh Pemda Gelar KBM Tatap Muka Terbatas, Prokes Harus Diperhatikan

Legislatif Kabupaten Majalengka mendukung kebijakan Disdik terkait rencana kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka

Penulis: Eki Yulianto
Editor: Mutiara Suci Erlanti
Tribuncirebon.com/Eko Yulianto
Gelaran KBM Tatao Muka di salah satu SMP di Kecamatan Jatiwangi beberapa waktu lalu. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON, MAJALENGKA- Legislatif Kabupaten Majalengka mendukung kebijakan Dinas Pendidikan (Disdik) kabupaten Majalengka terkait rencana kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka.

Ketua DPRD kabupaten Majalengka, H Edy Annas Djunaedi berpesan kepada Dinas Pendidikan selaku penyelenggara agar mempersiapkan secara matang.

Misalnya soal vaksinasi seluruh tenaga pendidik (guru) yang harus dituntaskan, hingga perhatian penuh kepada anak didik pada KBM di masa pandemi Covid-19 ini.

Baca juga: Kalau Enggak Ada Perubahan, KBM Tatap Muka di Majalengka Bakal Digelar Juli 2021

"Secara teknis kesehatan dan keselamatan anak diutamakan. Kami mendukung. Apalagi banyak orang tua yang mengeluhkan lamanya belajar daring. Prokes dan protap harus diutamakan juga. Saat ini juga sudah ada beberapa sekolah yang memulai PTM," ujat Politisi PDIP di kantornya, Senin (7/6/2021).

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Majalengka, H Hanurajasa Tatang Riana menambahkan PTM sejatinya sudah berlangsung pada tingkatan kelas VI dan IX saat ujian berlangsung beberapa bulan lalu.

Artinya dari pelaksanaan yang sudah berlangsung ini ada evaluasi terkait aktivitas khususnya prokes Covid-19.

"Sekarang dilihat evaluasi itu sebelum ujian terutama bagi kelas IX dan kelas VI itu. Pembelajaran luring ini tentu kembali terjalinnya emosional antara guru dan murid," ucapnya.

Baca juga: Mendikbudristek Nadiem Keluarkan Panduan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas, Dipakai Mulai Juli 2021

Menurut politisi PAN asal Desa Leuwimunding ini, dari pelaksanaan yang sudah berlangsung tersebut pihaknya tidak mendengar adanya kasus.

Namun demikian, ke depannya tetap harus menjaga protoko kesehatan tersebut.

Halaman
12
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved