Breaking News:

Ciamis, Bekasi, Garut Catat Angka Kematian Tertinggi Pasien Corona di Jabar, Ciamis & KBB Zona Merah

daerah yang berstatus zona merah atau daerah berisiko tinggi penyebaran Covid-19 di Jawa Barat, yakni Kabupaten Ciamis dan Kabupaten Bandung Barat.

Editor: Mumu Mujahidin
Tribunnews
Ilustrasi - Tewas tak bernyawa 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Jawa Barat (Pikobar) merilis daerah yang berstatus zona merah atau daerah berisiko tinggi penyebaran Covid-19 di Jawa Barat, yakni Kabupaten Ciamis dan Kabupaten Bandung Barat

Sedangkan yang berzona kuning atau daerah berisiko rendah adalah Kabupaten Sukabumi dan Cianjur, sisanya adalah zona oranye atau berisiko sedang. Data tersebut dirilis Pikobar pada Senin (7/6).

Di hari yang sama melalui akun instagramnya, Pikobar pun merilis tiga daerah yang menjadi penyumbang angka kematian terbanyak akibat Covid-19, yakni Kabupaten Ciamis, Kota Bekasi, dan Kabupaten Garut.

Selama periode 31 Mei - 6 Juni 2021, di Kabupaten Ciamis tercatat 17 orang meninggal akibat Covid-19, kemudian 12 orang di Kota Bekasi, dan 11 orang di Kabupaten Garut. Pada periode yang sama, di Kota Tasikmalaya dan Kota Depok masing-masing terdapat 9 orang meninggal akibat Covid-19.

Kabupaten Bandung, Kota Bandung, dan Kota Depok, menjadi tiga daerah yang menjadi penyumbang terbesar angka penambahan pasien Covid-19 di Jawa Barat, selama periode 31 Mei - 6 Juni 2021. 

Selama sepekan itu, Kabupaten Bandung mengalami penambahan pasien Covid-19 sebanyak 768 orang, di Kota Bandung bertambah 469 pasien Covid-19, sedangkan Kota Depok bertambah 443 pasien Covid-19.

Sampai Senin (7/6) tercatat total 321.551 orang terkonfirmasi Covid-19 di Jawa Barat, atau bertambah 1.790 orang.

Dari angka total tersebut, yang masih dirawat adalah 21.019 orang, yang sembuh mencapai 296.198 orang, dan yang meninggal dunia mencapai 4.334 orang.

Baca juga: Kecamatan Palasah Jadi Penyumbang Kasus Covid-19 Terbanyak di Majalengka, 250 Pasien Masih Dirawat

Pemda Provinsi Jawa Barat terus menyiapkan diri guna mengantisipasi skenario terburuk yakni kondisi rumah sakit akibat lonjakan kasus Covid-19 setelah libur Lebaran.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved